Berita Terbaru :
Layanan RSUA Disorot Pasiennya, Begini Kata Humas
Abaikan Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Ikuti Rapid Test Gratis
Lagi, Kasus Covid 19 Ponorogo Tambah 2 Orang
Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RSUA
Kampung Tangguh Covid 19 Binaa Kejari Sidoarjo Dengan Slogan Transparansi Penggunaan Anggaran
Terkilir, 3 Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi Petugas
Warga Dua Desa Demo Kandang Ayam di Jember
Siswa Asal Kediri Ciptakan Drone Dari Bahan Bekas
Tetap Berlanjut, Nominal yang Diterimakan Semakin Berkurang
Kereta Api Tabrak Ertiga, Seorang Bocah Tewas
Akibat Covid-19, Pembangunan Terapi Nuklir di RS BDH Tertunda
Calon Mahasiswa Wajib Rapid Test Sebelum Ujian SBMPTN
Jumlah Pasien Covid Meningkat, Warga Ini Pilih Demo Bergerombol
Nasib Pasutri Ini Mengenaskan, Tewas Tertabrak Kereta Api
   

Hujan Serta Angin Kecang Masih Ancam Jawa Timur
Peristiwa  Kamis, 10-12-2015 | 14:52 wib
Reporter : Usrox Indra
Kondisi cuaca ektrim ini akan terjadi hingga empat hari ke depan. Sehingga warga yang menghuni di sekiatar lereng agar lebih waspada. Foto Usrox
Sidoarjo pojokpitu.com, Data BMKG Juanda, hal itu terjadi dampak temuan masa udara atau konfergen yang melintang dari Jawa Barat hingga Jawa Timur serta sudah masuknya musim hujan. Selain itu menurut ada beberapa titik tekanan rendah selatan Indonesia ini, berakibat pada perubahan cuaca di Indonesia terutama di Jawa Timur. Agar waspada terhadap cuaca buruk hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa terjadi yang bisa mengakibatkan banjir dan longsor terutama warga yang berada di lereng gunung. Menurut Prita Prakirawan BMKG Juanda, tekanan rendah di selatan Indonesia ini membuat confergen, yaitu bertemunya masa udara yang bisa mengakibatkan hujan didaerah jawa tersebut cenderung lebih tinggi dan lebih banyak membentuk awan kofektif atau awan CB. Sehingga menimbulkan angin diatas rata rata (putting beliung). Kondisi cuaca ektrim ini akan terjadi hingga empat hari ke depan. Sehingga warga yang menghuni di sekiatar lereng agar lebih waspada. Selain itu BMKG Juanda juga mengimbau operator transportasi laut maupun nelayan, berhati-hati dengan kondisi ini.

Data BMKG Juanda, hal itu terjadi dampak temuan masa udara atau konfergen yang melintang dari Jawa Barat hingga Jawa Timur serta sudah masuknya musim hujan. Selain itu menurut ada beberapa titik tekanan rendah selatan Indonesia ini, berakibat pada perubahan cuaca di Indonesia terutama di Jawa Timur. Agar waspada terhadap cuaca buruk hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa terjadi yang bisa mengakibatkan banjir dan longsor terutama warga yang berada di lereng gunung.

Menurut Prita Prakirawan BMKG Juanda, tekanan rendah di selatan Indonesia ini membuat confergen, yaitu bertemunya masa udara yang bisa mengakibatkan hujan didaerah jawa  tersebut cenderung lebih tinggi dan lebih banyak membentuk awan kofektif atau awan CB. Sehingga menimbulkan angin diatas rata rata (putting beliung).

Kondisi cuaca ektrim ini akan terjadi hingga empat hari ke depan. Sehingga warga yang menghuni di sekiatar lereng agar lebih waspada. Selain itu BMKG Juanda juga mengimbau operator transportasi laut maupun nelayan, berhati-hati dengan kondisi ini.(pul)



Berita Terkait

BMKG Imbau Gelombang Tinggi dan Suhu Dingin Selama Musim Kemarau

BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Dini, Terkait Cuaca Ekstrem

Hujan Serta Angin Kecang Masih Ancam Jawa Timur
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  57 menit

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  15 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  15 jam

Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Polres Situbondo Bagikan Alquran dan Alat Kesehata...selanjutnya
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber