Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kondisi cuaca ektrim ini akan terjadi hingga empat hari ke depan. Sehingga warga yang menghuni di sekiatar lereng agar lebih waspada. Foto Usrox
Hujan Serta Angin Kecang Masih Ancam Jawa Timur
Kamis, 10-12-2015 | 14:52 wib
Oleh : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com, Data BMKG Juanda, hal itu terjadi dampak temuan masa udara atau konfergen yang melintang dari Jawa Barat hingga Jawa Timur serta sudah masuknya musim hujan. Selain itu menurut ada beberapa titik tekanan rendah selatan Indonesia ini, berakibat pada perubahan cuaca di Indonesia terutama di Jawa Timur. Agar waspada terhadap cuaca buruk hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa terjadi yang bisa mengakibatkan banjir dan longsor terutama warga yang berada di lereng gunung. Menurut Prita Prakirawan BMKG Juanda, tekanan rendah di selatan Indonesia ini membuat confergen, yaitu bertemunya masa udara yang bisa mengakibatkan hujan didaerah jawa tersebut cenderung lebih tinggi dan lebih banyak membentuk awan kofektif atau awan CB. Sehingga menimbulkan angin diatas rata rata (putting beliung). Kondisi cuaca ektrim ini akan terjadi hingga empat hari ke depan. Sehingga warga yang menghuni di sekiatar lereng agar lebih waspada. Selain itu BMKG Juanda juga mengimbau operator transportasi laut maupun nelayan, berhati-hati dengan kondisi ini.

Data BMKG Juanda, hal itu terjadi dampak temuan masa udara atau konfergen yang melintang dari Jawa Barat hingga Jawa Timur serta sudah masuknya musim hujan. Selain itu menurut ada beberapa titik tekanan rendah selatan Indonesia ini, berakibat pada perubahan cuaca di Indonesia terutama di Jawa Timur. Agar waspada terhadap cuaca buruk hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa terjadi yang bisa mengakibatkan banjir dan longsor terutama warga yang berada di lereng gunung.

Menurut Prita Prakirawan BMKG Juanda, tekanan rendah di selatan Indonesia ini membuat confergen, yaitu bertemunya masa udara yang bisa mengakibatkan hujan didaerah jawa  tersebut cenderung lebih tinggi dan lebih banyak membentuk awan kofektif atau awan CB. Sehingga menimbulkan angin diatas rata rata (putting beliung).

Kondisi cuaca ektrim ini akan terjadi hingga empat hari ke depan. Sehingga warga yang menghuni di sekiatar lereng agar lebih waspada. Selain itu BMKG Juanda juga mengimbau operator transportasi laut maupun nelayan, berhati-hati dengan kondisi ini.(pul)



Berita Terkait


BMKG Imbau Gelombang Tinggi dan Suhu Dingin Selama Musim Kemarau

BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Dini, Terkait Cuaca Ekstrem

Hujan Serta Angin Kecang Masih Ancam Jawa Timur


BMKG Juanda Keluarkan Peringatan Dini, Terkait Cuaca Ekstrem

Puncak Musim Penghujan, BMKG Juanda Warning Curah Hujan Lebat Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

BMKG Juanda Pastikan Longsor Gubeng Bukan Fenomena Gempa

BMKG Juanda Prediksi Kekeringan Extrim Hingga Ahkir Oktober

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber