Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Vera bersama dua balita yang diasuh.
Yayasan Abdi Kasih, Setia Merawat Balita ODHA
Selasa, 01-12-2015 | 23:21 wib
Oleh : Arip Purwanto
Surabaya pojokpitu.com, Tanggal 1 Desember adalah Peringatan Hari Aids Sedunia. Semua bangsa di dunia ini mencoba merenung tentang bahaya virus yang melemahkan kekebalan tubuh tersebut. Tidak terkecuali, Yayasan Abdi Asih yang dihuni seseorang yang peduli terhadap Aids dan balita -balita yang terjangkit virus HIV.

Sepintas rumah di Jalan Dukuh Kupang Timur XIII Nomor 41 tidak berbeda dengan rumah  rumah yang lainnya.  Hanya yang membedakan berupa papan nama berukuran kecil bertuliskan Yayasan Abdi Asih. Ya, dalam rumah tersebut dihuni seorang yang bernama Lilik Sulistyowati Vera  (59), dan dua balita ODHA.

Sejak tahun 1991  Vera muda telah  mendirikan Yayasan Abdi Asih, yang bergerak di bidang kemanusiaan di sekitar kawasan lokalisasi Jarak dan Dolly. Pada awalnya, yayasan ini membantu para pekerja seks komersial yang secara terus menerus dieksploitasi oleh mucikari serta mencegah penyebaran virus HIV di lokalisasi.

Tidak hanya itu saja, yayasan yangdiambil dari nama almarhum suami Lilik Setyowati ini juga merawat bayi yang teridentifikasi virus HIV, baik yang masih mempunyai orang tua maupun yang sudah yatim piatu. Tercatat sudah ratusan bayi ODHA yang pernah diasuh dalam Yayasan Abdi Asih.

Dua balita odha yang kini diasuh, yakni Satria (2) adalah penderita virus HIV stadium 4, sedangkan Amira (6 bulan), yang kelihatannya sehat juga terdeteksi virus HIV dari kedua orang tuanya yang kini sudah meninggal dunia.

Bagi balita ODHA yang sudah yatim piatu, langsung diasuh oleh Vera bersama pembantunya. Sedangkan balita ODHA yang masih memiliki orang tua diasuh sendiri oleh orang tuanya, namun tempatnya terpisah. Yang menyedihkan, hanya sekali saja mendapat bantuan dari Provinsi Jawa Timur.
 
Lilik menuturkan bahwa dirinya terpanggil untuk meringankan kehidupan balita ODHA, karena dimanapun tempat, tidak ada yang mau menerimanya, meski hanya menyediakan kain kafan untuk balita tersebut, apabila meninggal sewaktu - waktu karena Aids.
  
Telah ratusan bayi ODHA yang telah dirawat di Yayasan Abdi Asih, banyak juga yang meninggal dunia akibat Aids. Lilik berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah terhadap ODHA, serta pemberian sosialisasi terutama di lingkungan sekolah, tentang reproduksi sejak dini , agar bangsa ini tidak terpuruk akibat generasi penerusnya terjebak dalam perilaku seks bebas.


Berita Terkait


Penderita HIV Aids di Jatim Terbanyak di Indonesia

10 PSK Eks Lokalisasi Madusari Terjangkit HIV AIDS

DPRD Jatim Buat Perda HIV AIDS

Juli 2018, Jumlah Penderita HIV Aids di Situbondo Sebanyak 73 Orang


Penyakit HIV Aids Mengancam Ibu Rumah Tangga

Penderita HIV AIDS Kabupaten Blitar 77 Penderita 11 Meninggal

Dinas Kesehatan Deteksi 32 Kasus HIV AIDS Diderita Kalangan Ibu Hamil

Cegah HIV AIDS, Petugas Dinas Kesehatan Ambil Sample Darah PSK
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber