Berita Terbaru :
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

1005 Ekor Burung Ilegal Diamankan Ditpolair Polda Jatim di Pelabuhan
Peristiwa  Selasa, 10-11-2015 | 21:10 wib
Reporter : Fathor Rozy
Ribuan burung tanpa disertai berkas surat ini diamankan petugas dan langsung diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Surabaya pojokpitu.com, Penyelundupan satwa ilegal terus terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Terbaru, Direktorat Kepolisian Air (Ditpolair) Polda Jatim berhasil menggagalkan penyelundupan lebih dari seribu ekor burung yang tak dilengkapi dokumen resmi. Rencananya, ribuan ekor burung dari berbagai jenis asal Banjarmasin ini, hendak dijual ke Semarang, dengan harga Rp 400 juta.

Ribuan ekor burung ilegal yang berhasil diamankan 1005 Ekor Burung Ilegal Diamankan Ditpolair Polda Jatim di Pelabuhan. Ribuan ekor burung dari berbagai jenis ini disita lantaran tidak dilengkapi dokumen resmi. Burung yang berhasil disita di antaranya 468 ekor burung jenis Murai Batu. 408 ekor jenis Cucak Ijo. 24 ekor jenis Beo. 22 ekor jenis Kolibri. 10 ekor jenis Kacer. 18 ekor jenis Ciung Air Coreng Kalimantan. dan 16 ekor jenis Cicak Jenggot. 

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jatim, Kompol Mustofa mengatakan, ribuan ekor burung ini disita dari kapal motor penumpang (KMP), Gerbang Samudera, saat sandar di dermaga Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak. Saat dicek dokumen, ketiga penumpang, yakni Fani, warga Sidoarjo, Prasetyo warga Semarang dan Wawan warga Peneleh Surabaya, tidak bisa menunjukkan dokumen resmi.  Lantaran tak bisa menunjukkan dokumen resmi tersebut,  ketiganya ditetapkan sebagai tersangka.
 
Dalam pemeriksaan, ketiga tersangka ini mengaku ribuan ekor burung ini dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, dan hendak dijual ke Semarang.  Agar tak diketahui petugas, ketiga tersangka ini membungkus burung - burung ini dengan kardus, dan disembunyikan di salah satu kamar. Lantaran ventilasi kardus tak sesuai standar, dua ekor burung akhirnya mati.
 
Usai diamankan, seluruh burung sitaan ini langsung diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Penyitaan ribuan burung ini mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya. Rencananya, atas perintah Bu Menteri ini, ribuan burung akan dikembalikan ke habitatnya ke alam liar di Kalimantan. (end)

Berita Terkait

1005 Ekor Burung Ilegal Diamankan Ditpolair Polda Jatim di Pelabuhan
Berita Terpopuler
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  4 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  3 jam

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  1 jam



Cuplikan Berita
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Pojok Pitu

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber