Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

AJI dan Walhi Desak Perlindungan Jurnalis di Lumajang
Senin, 09-11-2015 | 16:04
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menilai teror yang dilakukan kepada 3 jurnalis peliput tambang di Lumajang sangat serius. AJI mendesak Polda Jawa Timur untuk mengusut tuntas dan memberikan perlindungan kepada jurnalis.

Dalam keterangan persnya yang digelar di gedung LBH Jakarta, Ketua AJI Suwarjono menuturkan, ancaman yang dilakukan kepada tiga jurnalis tersebut sangat serius. AJI juga meminta diberikan perlindungan keamanan bagi para jurnalis yang meliput di Lumajang.

Sementara itu, kordinator Walhi Ananto menyesalkan acaman tersebut kembali terjadi. Pihaknya juga menyesalkan Pemprov Jawa Timur yang membuka kembali lahan tambang di Lumajang, dengan alasan tidak adanya stok pasir. Padahal menurut Ananto, hasil pasir besi tersebut sangat kecil dijual ke local, melainkan dijual ke perusahaan Cina.

Hinga kini, kasus tambang pasir di Lumajang masih belum terungkap aktor intelek tualnya. Namun ancaman demi acaman muncul. Terakir teror ancaman pembunuhan menimpa tiga jurnalis TV, yakni jurnalis JTV, Kompas TV dan TV ONE. (mud)

  

Berita Terkait


AJI dan Walhi Desak Perlindungan Jurnalis di Lumajang

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua

Facebook





Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber