Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Tiga wartawan televisi yang mendapat teror, terkait pemberitaan mereka soal tambang ilegal di Lumajang
Tiga Wartawan Lumajang Korban Teror, Hari Ini Jalani Pemeriksaan
Sabtu, 07-11-2015 | 18:10 wib
Oleh : yanu priyoso
Surabaya pojokpitu.com, Setelah dini hari tadi, melaporkan ancaman teror pesan singkat yang diterimanya, hari ini (7/11), 3 repoter televisi yang menerima ancaman akan diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Jawa Timur. Sementara itu, polisi telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai peneror pesan singkat yang diterima oleh 3 reporter televisi tersebut.

Hari ini, 3 orang reporter televisi, yakni Ahmad Arif dari Jtv, Abdul Rohman dari Kompas TV, serta Wawan Sugiharto dari TV One, mendatangi kantor Direktorat Reserre Krimnal Umum Polda Jatim, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban atas teror yang diterimanya.

Ancaman teror melalui pesan singkat yang diterima oleh tiga reporter televisi tersebut, terkait dengan pemberitaan tambang ilegal di daerah Lumajang, yang sebelumnya telah menewaskan Salim Kancil. Dalam pesan singkat tersebut, mereka diancam, akan dibunuh dengan menggunakan bom bondet, jika terus memberitakan tentang tambang ilegal.

Para reporter ini berharap, masuknya laporan, bisa segera direspon cepat oleh pihak kepolisian, dengan menangkap pelaku teror, serta otak intelektualnya,  agar awak media memiliki rasa aman selama menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai penyebar teror pesan singkat. Saat ini terduga pengirim teror ini masih menjalani pemeriksaan kepolisian. (end)

Berita Terkait


Polda Beri Jaminan Keamanan Terhadap 3 Jurnalis TV Asal Lumajang

Tiga Wartawan Lumajang Korban Teror, Hari Ini Jalani Pemeriksaan


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber