Berita Terbaru :
Kembali Terpilih Jadi Ketua Golkar Tuban, Lindra Akan Kembalikan Kejayaan Golkar
Ada Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup Lagi
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Tuban Justru Turun
Amitabh Bachchan Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Dihukum Push Up dan Membersihkan Jalan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Ini Pengalaman Berharga
Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok
Cantiknya Lampu Hias Dari Pipa Paralon Bekas
Duh, Honor Panitia Asian Games 2018 Ternyata Belum Dibayar Semua
Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
   

Tiga Wartawan Lumajang Korban Teror, Hari Ini Jalani Pemeriksaan
Peristiwa  Sabtu, 07-11-2015 | 18:10 wib
Reporter : yanu priyoso
Tiga wartawan televisi yang mendapat teror, terkait pemberitaan mereka soal tambang ilegal di Lumajang
Surabaya pojokpitu.com, Setelah dini hari tadi, melaporkan ancaman teror pesan singkat yang diterimanya, hari ini (7/11), 3 repoter televisi yang menerima ancaman akan diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Jawa Timur. Sementara itu, polisi telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai peneror pesan singkat yang diterima oleh 3 reporter televisi tersebut.

Hari ini, 3 orang reporter televisi, yakni Ahmad Arif dari Jtv, Abdul Rohman dari Kompas TV, serta Wawan Sugiharto dari TV One, mendatangi kantor Direktorat Reserre Krimnal Umum Polda Jatim, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi korban atas teror yang diterimanya.

Ancaman teror melalui pesan singkat yang diterima oleh tiga reporter televisi tersebut, terkait dengan pemberitaan tambang ilegal di daerah Lumajang, yang sebelumnya telah menewaskan Salim Kancil. Dalam pesan singkat tersebut, mereka diancam, akan dibunuh dengan menggunakan bom bondet, jika terus memberitakan tentang tambang ilegal.

Para reporter ini berharap, masuknya laporan, bisa segera direspon cepat oleh pihak kepolisian, dengan menangkap pelaku teror, serta otak intelektualnya,  agar awak media memiliki rasa aman selama menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai penyebar teror pesan singkat. Saat ini terduga pengirim teror ini masih menjalani pemeriksaan kepolisian. (end)

Berita Terkait

Polda Beri Jaminan Keamanan Terhadap 3 Jurnalis TV Asal Lumajang

Tiga Wartawan Lumajang Korban Teror, Hari Ini Jalani Pemeriksaan
Berita Terpopuler
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
Metropolis  15 jam

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Peristiwa  14 jam

Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
Covid-19  14 jam

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Metropolis  12 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber