Berita Terbaru :
Pemprov Jatim Siapkan Rp 5 Milyar Untuk Support Desa Wisata
Ditabrak Minubus, Mobil Fortuner Terjun Ke Sungai
Dua Pengendara Motor Tewas Disruduk Truk
Tutup Selama Pandemi Covid, Pemilik Usaha Water Park Ngawi Rugi Ratusan Juta
Tim Gugus Tugas Tinjau Persiapan Kampus Tangguh
30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong
Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pandemi Covid19, Ribuan Petugas KPU Situbondo Ikuti Rapid Test
Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan
Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Persetujuan
BKKBN Jatim Baru Tercapai 70 Ribu Akseptor
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan Gempa
   

Demo Buruh Tuntut Gubernur Tolak PP Pengupahan
Peristiwa  Kamis, 05-11-2015 | 17:37 wib
Reporter : Selvy Wang
Demo buruh di depan Grahadi soal PP Pengupahan
Surabaya pojokpitu.com, Ratusan buruh dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) meluruk kembali di depan Gedung Negara Grahadi, Kamis (5/11/2015). Buruh meminta Gubernur Jawa Timur ikut menolak penerapan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Dengan membentangkan  aneka spanduk dan poster, massa pengunjuk rasa merupakan buruh dari beragam daerah, mulai Surabaya, Sidoarjo Pasuruan, Gresik, Mojokerto hingga Jombang.

Menurut pengunjuk rasa, PP Pengupahan terbukti mengebiri kesejahteraan buruh. Dengan adanya PP ini, maka kenaikan upah tidak lagi mengikuti mekanisme survei standar hidup layak (KHL) bagi buruh. Padahal upah harusnya bisa melihat berapa sebenarnya kebutuhan buruh.

"PP ini upah dipatok kenaikannya sesuai pertumbuhan ekonomi dan inflasi, padahal survei riil kebutuhan buruh harusnya tetap dilakukan," kata Jazuli, salah satu koordinator aksi.

Sementara itu, unjuk rasa sendiri dilakukan di separuh badan jalan sisi utara Jl. Gubernur Suryo sehingga separuh jalan masih dilewati oleh pengguna jalan, meskipun arus lalu lintas berjalan merambat. (end/**)

Berita Terkait

Di PHK Secara Sepihak, Ratusan Buruh Pabrik Rambut Demo ke Pendopo Kabupaten Sidoarjo

Didemo Eks Karyawannya, Begini Tanggapan Manajemen Es Krim Aice

Diphk Sepihak Karyawan Ice Krim Demo

Antisipasi Macet, Bundaran Waru Harus Steril Dari Buruh
Berita Terpopuler
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan G...selanjutnya
Metropolis  11 jam

Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pendidikan  5 jam

Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Per...selanjutnya
Malang Raya  9 jam

Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Kesehatan  8 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber