Berita Terbaru :
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idulfitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

Terima Gratifikasi, Kapan Polisi yang Terlibat Tambang Pasir Lumajang Dipidana?
Tragedi Tambang Pasir Lumajang  Selasa, 03-11-2015 | 10:27 wib
Reporter :
Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan. Foto: JPNN
pojokpitu.com, Tiga anggota Polsek Lumajang, Jawa Timur, sudah divonis bersalah dalam sidang kode etik di Polda Jatim terkait kasus gratifikasi tambang illegal di Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang Senin (2/11).


Polri mengisyaratkan akan membawa ketiganya ke pidana karena unsur gratifikasi sudah terbukti. Sayang, kapan proses pidana itu akan mulai dijalankan belum bisa dipastikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan.

"Nanti, saya belum tahu pasti (kapan proses pidana). Tapi, unsur gratifikasi sudah terpenuhi," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan.

Tiga polisi yang terlibat tambang pasir ilegal itu adalah mantan Kapolsek Lumajang AKP Sudarminto, mantan Kanit Reskrim Polsek Lumajang Ipda Samsul Hadi, dan anggota Polsek Aipda Sigit Purnomo.

Ketiganya dikenai hukuman disiplin pada persidangan etik dengan agenda pembacaan vonis pada sidang yang dipimpin Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab, Senin (19/10).

Mereka juga dikenai sanksi teguran tertulis, mutasi demosi (penurunan jabatan) dan penempatan khusus selama 21 hari.

Namun demikian, Anton memastikan bahwa sejauh ini belum ada keterlibatan oknum anggota Polri lainnya di Jatim dalam kasus tambang illegal itu. "Hanya sampai ke Polsek," katanya. (boy/jpnn/pul)


Berita Terkait

Terima Gratifikasi, Kapan Polisi yang Terlibat Tambang Pasir Lumajang Dipidana?
Berita Terpopuler
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  10 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  8 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  7 jam

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  7 jam



Cuplikan Berita
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Pojok Pitu

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber