Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Tragedi Tambang Pasir Lumajang 

Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan. Foto: JPNN
Terima Gratifikasi, Kapan Polisi yang Terlibat Tambang Pasir Lumajang Dipidana?
Selasa, 03-11-2015 | 10:27 wib
Oleh :
pojokpitu.com, Tiga anggota Polsek Lumajang, Jawa Timur, sudah divonis bersalah dalam sidang kode etik di Polda Jatim terkait kasus gratifikasi tambang illegal di Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang Senin (2/11).


Polri mengisyaratkan akan membawa ketiganya ke pidana karena unsur gratifikasi sudah terbukti. Sayang, kapan proses pidana itu akan mulai dijalankan belum bisa dipastikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan.

"Nanti, saya belum tahu pasti (kapan proses pidana). Tapi, unsur gratifikasi sudah terpenuhi," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan.

Tiga polisi yang terlibat tambang pasir ilegal itu adalah mantan Kapolsek Lumajang AKP Sudarminto, mantan Kanit Reskrim Polsek Lumajang Ipda Samsul Hadi, dan anggota Polsek Aipda Sigit Purnomo.

Ketiganya dikenai hukuman disiplin pada persidangan etik dengan agenda pembacaan vonis pada sidang yang dipimpin Wakapolres Lumajang Kompol Iswahab, Senin (19/10).

Mereka juga dikenai sanksi teguran tertulis, mutasi demosi (penurunan jabatan) dan penempatan khusus selama 21 hari.

Namun demikian, Anton memastikan bahwa sejauh ini belum ada keterlibatan oknum anggota Polri lainnya di Jatim dalam kasus tambang illegal itu. "Hanya sampai ke Polsek," katanya. (boy/jpnn/pul)


Berita Terkait


Terima Gratifikasi, Kapan Polisi yang Terlibat Tambang Pasir Lumajang Dipidana?


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber