Berita Terbaru :
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
   

Hati-Hati Dampak Kemarau Panjang Bagi Kesehatan
Kesehatan  Senin, 02-11-2015 | 12:19 wib
Reporter : yanu priyoso
Andriyanto, Direktur Akademi Gizi Surabaya, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Surabaya pojokpitu.com, Musim kemarau panjang, selain menyebabkan kekeringan juga menyebabkan menurunnya kesehatan pada masayarakat . Berikut tips Andriyanto, Direktur Akademi Gizi Surabaya, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyiasati penurunan kesehatan saat musim kemarau panjang :


1.    Menghimbau kepada masyarakat khususnya anak-anak dalam menghadapi musim kemarau yang cukup ekstrem ini dengan memperbanyak konsumsi air. Jika tidak, tubuh akan mengalami dehidrasi, atau kekurangan cairan.

2.    Jika kekurangan cairan, maka tidak ada pasokan oksigen ke dalam otak. Sehingga tidak dapat berkonsentrasi , dan akan menurunkan produktifitas kerja. Jika dibiarkan sangat berbahaya.

3.    Daya tahan tubuh menurun dan akan rentan terhadap penyakit , saluran pernafasan akut atau ISPA hingga TB (tubercle bacillus) , yang merupakan penyakit menular, dan dalam banyak kasus bersifat mematikan.

4.    Menjaga pola hidup sehat menjadi solusi untuk menghindar dari berbagai macam penyakit medik , yaitu penyakit yang muncul sesuai musimnya.

5.    Tidak makan sembarangan , banyak minum air bersih untuk menghindari dehidrasi, menjaga lingkungan sekitar, dan memakai masker untuk menghindari debu di jalan.

"Anak-anak  harus perbanyak konsumsi air putih atau yang manis, untuk membantu pasokan oksigen lebih cepat dan glukosanya untuk berfikir lebih fokus. Konsumsi makanan yang tinggi air, seperti buah-buahan yang ada kandungan vitamin a dan c untuk anti oksidan, supaya daya tahan tubuh meningkat," kata Andriyanto.  (pul/**)



Berita Terkait

Hati-Hati Dampak Kemarau Panjang Bagi Kesehatan
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  7 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  6 jam

Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Peristiwa  5 jam

Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Rehat  4 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu