Berita Terbaru :
Pengedar Sabu Jaringan Lapas Dibekuk Polisi
Balon Udara Ditemukan Jatuh di Atas Rumah Warga Magetan
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Kembali Sampai 9 Juni 2020
Pakar Komunikasi Unair Menilai PSBB Kurang Efektif
Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
   

Risiko Mengejutkan Mengonsumsi Soda Setiap Hari
Kesehatan  Kamis, 15-10-2015 | 07:24 wib
Reporter :
Ilustrasi. Foto: AFP
pojokpitu.com, ANDA pasti sudah mendengar bagaimana efek negatif minuman soda bagi kesehatan Anda, kini peneliti dari Harvard telah merilis sebuah laporan penentuan risiko kesehatan mengonsumsi, bahkan satu minuman soda manis per hari.

Menurut sebuah makalah yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology, mengonsumsi terlalu banyak minuman manis, yang berarti minuman yang mengandung gula dalam bentuk sirup jagung fruktosa tinggi atau gula meja (sukrosa), bisa menyebabkan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Bahkan para ahli studi menemukan bahwa hanya mengonsumsi satu atau dua porsi sehari telah terbukti meningkatkan risiko penyakit tersebut.

"Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi satu atau dua minuman soda manis sehari telah dikaitkan dengan penambahan berat badan yang lebih besar dan obesitas," kata pemimpin penelitian, Frank Hu, MD, PhD, seperti dilansir laman Yahoo Health, awal pekan kemarin.

"Konsumsi secara teratur minuman soda manis bisa menyebabkan kenaikan berat badan karena kalori cair tidak mengisi sehingga Anda tidak mengurangi asupan makanan Anda saat makan berikutnya," jelas Hu.

Sementara konsumsi keseluruhan minuman soda manis telah menurun, mereka tetap menjadi sumber terbesar dari asupan gula tambahan dalam konsumsi minuman.

Para peneliti menjelaskan bahwa tidak seperti glukosa (bentuk lain dari gula) yang diserap dalam aliran darah dan bisa digunakan sebagai bahan bakar, fruktosa, yang merupakan jenis gula yang digunakan untuk mempermanis soda, dimetabolisme di hati di mana ia bisa dikonversi untuk senyawa lemak yang bisa menyebabkan penyakit hati berlemak dan resistensi insulin.

"Saya tidak terkejut sama sekali tentang temuan ini," kata ahli gizi Keri Glassman.

Menurutnya, gula kalori, terutama dalam bentuk cair seperti soda, sangat buruk. "Mereka memengaruhi hormon serta meningkatkan risiko penyakit," pungkas Glassman. (fny/jpnn/pul)


Berita Terkait

Diet Soda dan Kaitannya dengan Karbohidrat

Bahan Murah, Cara Rambut Sehat Berkilau dengan Baking Soda

Yuuk...Nyebur ke Kolam Air Soda Alam, tapi Jangan Ngomong Jorok ya

Risiko Mengejutkan Mengonsumsi Soda Setiap Hari
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  6 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  8 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  4 jam

Akhir PSBB Tahap Dua, Jumlah Pelanggaran Masih Tinggi
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber