Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Sebenarnya pengrajin yang memiliki pasar internasional diuntungkan dengan tingginya dolar. Namun untuk pengrajin yang mengandalkan pasar lokal dan domestik akan kesulitan bertahan. Foto Saiful
Dollar Melonjak, Pengrajin Manik-Manik Gunakan Bahan Lokal
Sabtu, 05-09-2015 | 10:56 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Berita Video : Dollar Melonjak, Pengrajin Manik-Manik Gunakan Bahan Lokal
Jombang pojokpitu.com, Lesunya kondisi perekonomian dalam negeri akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, membuat usaha kerajinan manik-manik di Jombang memutar otak untuk bisa bertahan.

Sentra kerajinan manik-manik itu berada di Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat membuat sebagian pengrajin harus memutar otak untuk bisa bertahan. Apalagi sebagian perajin masih menggunakan bahan baku yang diimpor, seperti pewarna untuk mempercantik manik-manik yang dihasilkan.
 
Pemberdayaan bahan lokal seperti botol bekas, kaca bekas, piring bekas dan sebagainya terus dimaksimalkan. Perajin meninggalkan sejumlah bahan impor. Diantaranya monte, pewarna kobal, kaca stine, dan masih banyak lagi jenis bahan baku yang biasanya diimpor.
 
Nur Wakid, salah satu dari puluhan perajin mengaku, jika kondisi rupiah terus melemah maka pengrajin yang mengandalkan bahan import akan kesulitan. Makanya pengrajin memperdayakan bahan lokal yang kualitas tidak kalah.
 
Pada saat nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat normal, usaha pengrajin manik ini bisa memproduksi manik-manik berbagai jenis rata-rata 5.000 sampai 6.000 buah per bulan. Namun kini, jumlah produksi manik-manik menurun menjadi sekitar 3.000 hingga 4.000 buah per bulan. Harga manik-manik bervariasi, mulai dari yang termurah seharga Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu. (pul/**)

Berita Terkait


Pengrajinan Sandal Beromset Ratusan Juta

Pengrajin Baju Binatang Kantongi Omzet Rp 800 Juta

Pengrajin Wayang Kulit Tetap Eksis Lestarikan Warisan Budaya

Mengenal Pengrajin Gerabah Bernilai Jutaan Rupiah


Pengrajin Resah, Harga Batu Mulia Meredup

Mengenal Pengrajin Gerabah Bernilai Jutaan Rupiah

Sisi Kehidupan Pengrajin Tungku Tradisional yang Masih Eksis

Pengrajin Barongan yang Eksis di Tengah Modernisasi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber