Berita Terbaru :
   

Dollar As Naik, Petani Tembakau Untung Besar
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 04-09-2015 | 13:59 wib
Reporter : Moch . Asrofi
pojokpitu.com, Musim kemarau yang berkepanjangan di wilayah Kabupaten Blitar, membuat lahan pertanian kering dan dapat menjadikan gagal panen. Namun bagi para petani tembakau, musim panas ini merupakan berkah tersendiri.


Pasalnya, tanaman tembakau tidak memerlukan banyak air saat proses penanaman. Selain itu, saat musim kemarau proses penjemuran juga cepat, sehingga hasil tembakaunya berkwalitas bagus. Selain hasilnya bagus, harga tembakau juga ikut naik, seiring dengan naiknya dollar As terhadap tukar rupiah.

Seperti para petani di Desa Kranggan Kecamatan Garum Kabupaten Blitar ini. Kini para petani sedang memanen daun tembakau yang menguning, untuk selanjutnya dipotong menggunakan mesin perajang daun. Untuk tembakau non nikotin yang kelas rendah, yang awalnya harga Rp 20 ribu perkilogram, kini menjadi Rp 21 ribu perkilogramnya. Sedangkan yang kelas bagus kini mencapai Rp 40 ribu perkilogram, dari sebelumnya hanya Rp 36 ribu perkilogramnya.

Sementara, untuk tembakau yang non nikotin, kini mencapai Rp 70 ribu perkilogramnya. Padahal sebelumnya hanya Rp 50 ribu perkilogramnya. Dengan kenaikan ini, banyak petani yang untung. (pul)



Berita Terkait

Peredaran Tembakau Gorila Dikendalikan Narapidana

Petani Resah, Harga Tembakau Turun Drastis

Tidak Terpengaruh Rencana Kenaikan Cukai, Harga Tembakau Rajangan Kering Naik Dibanding Tahun Lalu

Panen Raya, Harga Daun Tembakau Turun
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber