Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Warga mendapat air bersih dari droping pemerintah. foto: sujarismanto
Jumlah Desa Terdampak Kekeringan di Pacitan Kian Meluas
Senin, 31-08-2015 | 17:29 wib
Oleh : Sujarismanto, Doni Diadon
Pacitan pojokpitu.com, Bencana kekeringan sebagai dampak musim kemarau di kabupaten Pacitan, semakin meluas. kini puluhan desa di 11 kecamatan di Pacitan, merasakan krisis air bersih parah dan dinyatakan sebagai daerah darurat kekeringan. Pemerintah hanya mampu memberi bantuan berupa pengiriman air bersih ke sejumlah titik yang mengalami krisis air.

Droping air bersih di beberapa wilayah di Pacitan, kini menjadi rutinitas petugas badan penanggulangan daerah dalam mengatasi krisis air bersih yang melanda masyarakat setempat. Bahkan, intensitas pengiriman bantuan ini kian meningkat seiring bertambahnya daerah ataupun desa yang terdampak bencana kekeringan.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, dari pemetaan sebelumnya, diketahui hanya terdapat 28 desa terdampak krisis air bersih. Namun, jumlah titik kekeringan kategori kritis kini meningkat menjadi 31 desa. Puluhan desa  di 11 kecamatan itu mulai sulit mendapat pasokan air bersih karena sumber mata air di wilayah mereka mulai mengering.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 150 juta untuk penanggulangan krisis air bersih. Saat ini 75 persen dana tersebut telah terpakai untuk penyaluran air bersih kepada warga. (tur)

Berita Terkait


Bencana Kekeringan Meluas, Polres Mojokerto Mulai Kirim Air Bersih

Bencana Kekeringan Tiga Desa di Wilayah Kecamatan Ngoro Mojokerto

Awal Oktober Bencana Kekeringan di Sumenep Akan Berakhir

13 Kabupaten/Kota di Jatim Nyatakan Darurat Bencana Kekeringan

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber