Berita Terbaru :
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Pusat Oleh-Oleh Haji dan Umroh Alami Kerugian Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
Dewan Harap New Normal Kembali Geliatkan Perekonomian Masyarakat
Razia Masker, Petugas Temukan Pengendara Tak Memakai Masker
Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Dengan Protokol Ketat Santri Ponpes Zainal Hasan Genggong Kembali ke Pesantren
Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
   

Demam Batu, Pengrajin Batu Akik Kebanjiran Order
Pantura  Selasa, 17-02-2015 | 12:32 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Batu Akik Saat ini sedang menjadi primadona dan diburu sejumlah Masyarakat, baik untuk koleksi Hobi maupun Aksesoris. Kondisi ini, membuat para pengrajin Batu Akik di Kabupaten Tuban Kebanjiran Order. Tak tanggung-tanggung, Omzet Mereka naik hingga 50 persen dibanding hari biasa. Konsumen tidak hanya datang dari lokal Tuban, melainkan juga dari berbagai daerah seperti Madiun, Sidoarjo, Hingga Madura.

Salah satu pengrajin Batu Akik,  Herwanto,  mengaku kewalahan melayani order pengerjaan dan pemolesan Batu Akik. Jumlah orderan yang terus membludak, membuatnya harus memberlakukan sistem tempo atau waktu tunggu antrian hingga  5 hari bagi para konsumen.
 
Bersama 2 orang karyawannya, Herwanto mengaku setiap 3 hari dapat mengerjakan rata-rata hingga 70 butir batu akik, atau rata-rata 20 butir Batu Akik per harinya,  dengan tarif pengerjaan Batu Akik antara 20 hingga 35 ribu per butir termasuk ongkos pemolesan.  Herwanto mengaku mampu meraup untung hingga 800 ribu rupiah tiap harinya.

Ditempat usahanya ini, Herwanto mengaku hanya melayani pengerjaan dan pemolesan Batu Akik, sementara bahan baku disediakan oleh pengorder.  Kecuali jika ada pemesanan secara khusus dan itupun hanya terbatas bahan baku fosil kayu jati yang tersedia ditempatnya.  untuk sebutir Batu Akik berbahan baku fosil kayu jati ini, pihaknya mematok harga antara 200 hingga 1 juta rupiah per butirnya.

Demam Batu Akik yang kini merambah sebagian warga masyarakat ini, benar-benar mendatangkan rejeki tersendiri bagi para pengrajin Batu Akik seperti Herwanto ini.

Untuk mempercepat pengerjaan, Herwanto berencana akan menambah jumlah karyawannya, agar para konsumen tak harus menunggu lama, bahkan hingga berhari-hari.(pul)



Berita Terkait

Kontes Batu Akik Bernilai Ratusan Juta

Trend Batu Akik Masih Digemari di Pasuruan

Penggemar Batu Akik Nusantara Kembali Menggeliat

Masih Banyak Peminat, Komunitas Ini Gelar Kontes Batu Akik
Berita Terpopuler
Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  14 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  11 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  10 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber