Berita Terbaru :
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
Puluhan Tahanan Polres Jalani Rapid Test Massal Mendadak
Penyekatan Kendaraan di Jalur Perbatasan Jatim - Jateng
Dievaluasi, Kualitas Beras BPNT di Tuban Dikabarkan Tak Layak Konsumsi
Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Izin Tak Lengkap, Satpol PP Segel Usaha Budidaya Ayam Potong
Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
   

Temuan Raskin Buruk Kembali Terjadi di Madiun
Sorot  Sabtu, 15-08-2015 | 18:20 wib
Reporter : Kriswanto
Wraga dusun Patihan desa Darmorejo menunjukan raskin kualitas buruk yang diterimanya. foto: kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Setelah desa Luworo kec Pilangkenceng, kini warga dusun Patihan desa Darmorejo kecamatan Mejayan juga mengembalikan beras miskin (Raskin) yang diterimanya. Pasalnya, Raskin tersebut dinilai tidak layak konsumsi. Selain berwarna kuning, Raskin tersebut dalam kondisi berbau serta berdebu.

Sejumlah warga dusun Patihan desa Darmorejo itu mendatangi rumah kepala dusun setempat dengan membawa beras miskin (Raskin) yang mereka terima. Warga memprotes terkait kualitas raskin yang dinilai tidak layak konsumsi. Selain berbau, raskin ini berwarna kuning serta berdebu.

Warni , salah satu warga mengaku enggan mengkonsumsi beras yang diberikan pemerintah tersebut. Dirinya meminta kepada pemerintah untuk mengganti raskin tersebut.

Kepala BPD Darmorejo Haryono mengatakan, raskin ini sudah dibagikan kepada 5 dusun yaitu dusun Darmo Selatan, Patihan, Muningan, Karang Pahing serta Jabon. Temuan raskin kualitas buruk ini bakal dilaporkan kepada pemerintah desa.

Sebelumnya, di desa Luworo kecamatan Pilangkenceng juga ditemukan raskin tidak layak konsumsi. Bulog sub divre Madiun sebagai penanggung jawab raskin seharusnya lebih teliti dalam pendistribusian. Jangan sampai warga dirugikan dengan mendapatkan raskin kualitas buruk.(tur)





Berita Terkait

Temuan Raskin Buruk Kembali Terjadi di Madiun
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  7 jam

Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  5 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  10 jam

Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber