Berita Terbaru :
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
   

Hasil Penen Kacang Rusak Dampak Kekeringan
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 14-08-2015 | 15:47 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Ribuan hektar lahan sawah milik warga Desa Joho Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk mongering. Foto Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Ribuan hektar lahan sawah milik warga Desa Joho Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk mongering. Akibat musim kemarau yang berkepanjangan berdampak pada tanaman kacang tanah milik warga.

Tanaman kacang milik petani mengalami gagal panen. Petani juga mengalami kerugian hingga 90 persen, atau sekitar Rp 20 juta untuk 2 hektar lahan kacang. Seharunya dalam dua kali panen menghasilan uang sebesar Rp 25 hingga Rp 30 juta.

Gagal panen tersebut diakibatkan tanaman tidak mendapatkan pasokan air sama sekali dan sejumlah embung mengering. Sementara sekitar 2 ribu lahan sawah petani lain dibiarkan mengering, tapa di tanami.

Yusuf, petani kacang tanah mengatakan,  seharusnya Pemerintah Kabupaten Nganjuk segera mengatasi bencana kekeringan yang menimpa para petani tersebut. Dengan memberikan bantuan pompa air, agar bisa menarik air dari sumber pegunungan untuk di tampung di embung petani. (pul)



Berita Terkait

Panen Padi Merugi, Petani Pindah Tanaman Palawija

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban

Tanggulangi Gagal Panen Pasca Banjir, Petani Melon Bersihkan Lahan

Diterjang Cuaca Buruk, Petani Padi Panen Lebih Awal
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  5 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  6 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  7 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber