Berita Terbaru :
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
Ditlantas Polda Jatim Sita 302 Kendaraan Roda 2 Berknalpot
Terapkan New Normal, KAI Siapkan Face Shiel untuk Penumpang
Hingga Saat Ini, Belum Ada Jamah Haji Yang Ambil Uang Pelunasan
Tiga Hari Tanpa Pj Sekda, Surat Menyurat Menumpuk di Meja
Cegah Penyebaran Covid 19, Polisi Ajak Ratusan Warga Berjemur
Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Miniatur Kendaraan Berbahan Limbah Tembus Mancanegara
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
KPU Jatim Akan Melakukan Tahapan Pilkada 15 Juni
   

Warga Terdampak Kekeringan Berebut Suplay Air Bersih BPBD
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 12-08-2015 | 15:12 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Sejak dilanda krisis air bersih dua bulan terakhir, warga puluhan desa di Kabupaten Probolinggo, sejenak bisa bernafas lega. Sebab, pemerintah daerah melakukan pengiriman bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan terparah.

Truk tangki bermuatan bantuan air bersih langsung diserbu warga desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo begitu tiba di desa.  

Secara bergantian warga melakukan pengisian jeriken dan ember besar guna menampung air bersih. Agar merata, setiap kepala keluarga dijatah dua ember berisi 30 liter air bersih.  

Warga mengaku lega kebutuhan air bersih terpenuhi. Dua ember besar ini cukup untuk memenuhi kebutuhan air konsumsi satu kepala keluarga selama dua hari kedepan.  

Sementara untuk kebutuhan mandi, cuci/ maupun minum untuk ternak, warga tetap menggunakan air sungai keruh, yang diambil sekitar dua kilo meter dari pemukiman.  

Abdul Rrohman, salah satu warga Desa Sumberbendo mengatakan,  hampir setiap musim kemarau, desanya selalu mengalami krisis air bersih.
 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mengaku telah menyediakan 6 armada penyalur bantuan air bersih, yang setiap hari mendistribusikan air ke 6 desa berbeda.  

Suplai air bersih diprioritaskan ke daerah terdampak paling parah, seperti desa-desa di Kecamatan Lumbang, Banyuanyar, Tegal Siwalan, Tongas dan Kecamatan Sumberasih.  

Sementara untuk penanganan jangka panjang, pemerintah daerah melalui dinas pekerjaan umum akan melakukan pipanisasi pendistribusian air ke daerah darurat kekeringan. Proyek ini dicanangkan rampung pada tahun 2018 mendatang.  

Distribusi air bersih ini rencananya akan terus dilakukan sampai darurat kekeringan di wilayah Kabupaten Probolinggo terkendali. Dan diharapkan dapat meringankan beban warga akan kebutuhan air bersih.   Hingga saat ini ada 40 desa di 11 kecamatan mengalami kekeringan dan krisis air bersih. (mud)  

Berita Terkait

Warga Terdampak Kekeringan Berebut Suplay Air Bersih BPBD
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  4 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  5 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  6 jam

Rapid Tes di Warkop, Seorang Pengunjung Dinyatakan Reaktif
Kesehatan  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber