Berita Terbaru :
Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pemkot Bersama Polri Terus Lakukan Penyemprotan Desinfentan di Jalan Raya
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Tebing Longsor, Pipa PDAM Putus, 1500 Pelanggan Terganggu
   

Manfaat Obat Herbal Tak Kalah Dengan Obat Kimia
Life Style  Sabtu, 14-02-2015 | 10:43 wib
Reporter : Pulung Aji
Surabaya pojokpitu.com, Di Indonesia banyak sekali tanaman yang bisa di jadikan obat untuk penyakit tertentu. Namun, masih sedikit yang menggunakannya sebagai obat karena sebagian orang menganggap obat herbal kurang bermanfaat bila di bandingkan dengan obat kimia.

Tumbuhan tertentu memiliki berbagai macam khasiat, namun manfaat dari ramuan herbal tersebut belum setara dengan obat kimia yang banyak beredar di pasaran saat ini karena belum di dukung riset yang memadai. Ahli biomolekul perusahaan farmasi dexa medica, raymond candrawinata mengatakan saat ini masih banyak ramuan herbal yang terpentok pada tingkat jamu. Banyak produsen tidak mau meneliti lebih jauh produknya padahal potensi obat herbal tidak kalah efektifnya dengan obat kimia.

Ramuan herbal sendiri terbagi atas beberapa tingkatan. Jamu merupakan tingkatan paling rendah karena minim bukti ilmiah, setelah itu ada obat herbal terstandar, dan tingkatan paling tinggi adalah fitofarmaka yang setara dengan obat kimia.

Raymond mengatakan banyaknya diversitas hayati Indonesia seharusnya menjadi modal yang bisa digarap untuk mengembangkan teknologi biomolekul, ramuan herbal bisa menjadi obat fitofarmaka.
Sebelum ada bioteknologi peneliti herbal meneliti hanya bidang fitokimianya dan di contohkan pada hewan. Namun, dengan bioteknologi kita punya sistem untuk mencari obat- obatan baru yang dilihat dari sistem molekulnya.

Saat ini di seluruh Indonesia baru ada 6 jenis fitofarmaka. Sedikitnya obat fitofarmaka meski banyak produsen herbal di Indonesia karena banyak perusahaan takut gagal untuk menjalankan riset. Uji klinis membutuhkan biaya yang banyak dan ujinya tidak mudah karena pasien hanya ikut sehari atau dua hari saja.(pul)



Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Lakukan Tes Massal Cara Cepat Deteksi Penyebaran Virus

Konsumsi Sildenafil Picu Gangguan Metabolisme Tubuh

Polres Madiun Kota Grebek Toko Penjual Obat Penggugur Kandungan

Jelang Valentine, Petugas Gelar Razia Toko Obat dan Kondom
Berita Terpopuler
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber