Berita Terbaru :
Pemkab Ngawi Belum Berani Buka Lokasi Obyek Wisata
Patroli New Normal, Rapid Tes Didapati 6 Org Reaktif
PGRI Jatim Usulkan KBM Dimulai Januari 2021
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
   

Disnakertrans Jatim Akan Berikan Pembinaan dan Sosialisasi
Sorot  Selasa, 28-07-2015 | 18:38 wib
Reporter : Selvy Wang
Soekardo, Plt Disnakertrans Jatim. foto: selvy
Surabaya pojokpitu.com, Disnakertransduk Jatim mengakui sulitnya mendeteksi oknum yang menipu calon TKI dan akan meningkatkan sosialisasi pada masyarakat mengenai bekerja di luar negeri, agar tidak mudah tertipu dengan oknum atau calo. Bahkan selama 2015, tercatat sebanyak 3853 TKI ilegal dari Jatim telah dideportasi.

Terkait  pencekalan 85 calon TKI ilegal di bandara Juanda senin kemarin, menurut PLT  Disnakertransduk Jawa Timur, Soekardo, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengembalikan mereka ke tempat asalnya. Selain itu, masing-masing Disnaker kabupaten, kota akan melakukan pembinaan, agar mereka memahami teknis pendaftaran untuk bekerja di luar negeri, sehingga tidak tertipu lagi.

Soekardo mengakui, sulitnya mendeteksi oknum calo  yang menipu para calon TKI, karena kebanyakan para calon TKI itu hanya mengandalkan rasa percaya, sehingga tidak memeriksa kebenarannya. Karena itu, pihaknya selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian, yang dapat menelusuri keberadaan mereka.

Soekardo menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih lagi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pinggiran dan minim informasi.Disnakertrans juga akan mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar dapat  melalui jalur resmi. Sehingga kesejahteraan dan keamanan mereka terjamin.terlebih di Jatim terdapat 150 perusahaan resmi yang memberangkatkan tenaga kerja.

Dari data yang ada, selama bulan januari hingga juli 2015 terdapat 3853 orang TKI yang dideportasi, dan kebanyakan berasal dari sejumlah daerah seperti Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan, Situbondo, Bondowoso dan Jember. Sebagian besar mereka bekerja di Malaysia atau Singapura. (tur)



 



Berita Terkait

Disnakertrans Jatim Akan Berikan Pembinaan dan Sosialisasi
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  10 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  7 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  22 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  24 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber