Berita Terbaru :
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
Pandemi Covid 19 Kejahatan Cyber Naik 100 Persen
Puluhan Warga Demo Kanwil Ditjen Bea Cukai Jatim di Juanda
   

Paripurna DPRD Jatim Hanya Dihadiri Belasan Anggota
Politik  Senin, 27-07-2015 | 15:14 wib
Reporter : Dewi Imroatin
pojokpitu.com, Pelaksanaan sidang paripurna DPRD Jatim dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang perubahan APBD Jatim tahun anggaran 2015 pagi tadi, hanya diikuti segelintir anggota dewan.

Dari 100 wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Jatim hanya 20 anggota yang Hadir.
Basuki babusallam, wakil ketua DPRD Jatim, menuturkan, ketidakhadiran puluhan anggota dewan dalam rapat paripurna kali ini dikarenakan mereka sibuk dengan Pendaftaran peserta Pilkada di 19 Kabupaten/kota di Jatim.

"Proses Pilkada ini merupakan hari bersejarah bagi masyarakat Jatim, momentum ini menjadi tangung jawab bersama dan partai wajib ikut andil dalam proses demokrasi ini, sehingga banyak anggota dewan yang harus menyelesaikan kewajibannya dalam mengawal Pilkada, yang pasti semua anggota dewan tidak hadir ijinnya sudah jelas dan sudah lengkap ada yang dalam proses mengirim rekomendasi ke calon kepala daerah. Ada yang harus menyelesaikan rekomendasi dukungan, serta ada yang sibuk dengan pencalonan dirinya," tutur Politisi dari Fraksi PAN ini.

Berbagai alasan itu menunjukan kalau para anggota dewan itu lebih mengutamakan partai dibanding tugasnya sebagai wakil rakyat, tapi Basuki membantah. Baginya alasan para anggota dewan dikarenakan kewajiban untuk mengawal proses demokrasi pelaksanaan Pemilukada.

"Ketidakhadiran puluhan anggota dewan ini sebenarnya juga dikarenakan masalah koordinasi. Pimpinan Fraksi tidak sempat memikirkan kalau jadwal rapat akan bertabrakan dengan pelaksanaan Pemilukada, sehingga banyak anggota yang ijin. Tapi pihaknya akan melakukan evaluasi dan dipastikan hal seperti ini tidak terulang lagi," tegasnya. (pul/**/#)



Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang Akan Dilakukan Secara Terbatas

Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ

Rapat Paripurna DPR dan Legeslatif Sepi Peserta

Unik, Rapat Paripurna DPRD Dikemas Ala Nuansa Keraton
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  4 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  3 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  18 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber