Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kasus yang mengegerkan warga desa panglegur ini, ditangani langsung oleh Satuan Resort Kriminal Polres Pamekasan. Foto
Penemuan Bayi di TPU Gegerkan Warga Pamekasan
Minggu, 19-07-2015 | 13:58 wib
Oleh : Muhammad Zuhri , Miftahul Arifin
Pamekasan pojokpitu.com, Warga Desa Pangelgur Kecamatan Tlanakan Pamekasan, Minggu pagi digegerkan dengan penemuan bayi yang di balut kain putih di Tempat Pemakaman Umum yang berada di depan masjid desa setempat.

Bayi dalam balutan kain putih pertama kali ditemukan Halimah warga desa setempat pukul 7.30 Wib pagi. Penemuan bayi yang diperkirakan masih berumur kurang 8 bulan ini, membuat warga setempat geger. Warga mendatangi rumah Halimah, untuk melihat bayi perempuan tak terdosa yang disinyalir merupakan hasil dari hubungan gelap itu.
 
Menurut Halimah, dirinya menemukan bayi  malang tersebut ketika hendak mengunjungi rumah keluarganya di Desa Panglegur. Saat sampai di area TPU, dirinya mengaku mendengar suara bayi yang berada dalam balutan kait putih lengkap dengan ari-ari bayi yang masih menempel. Selanjutnya, untuk menyelamatkan nyawa bayi yang diperkirakan baru dibuang tersebut, dirinya langsung membawa bayi malang itu kerumah keluarganya di desa setempat.(pul)
 



Berita Terkait


Dua Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Penculikan Bayi,Ternyata Tetangga Korban

Bayi Laki-Laki Berusia 25 Hari Hilang, Diduga Diculik

Ibu Pembuang Bayi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Sempat Syok, Kondisi MKI Orang Tua Bayi di Dalam Tas, Mulai Membaik


Alhamdulillah, Ibu Bayi Hydrochepalus Dapat Perhatian Dari Pemerintah

Ibu Pembuang Bayi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Sempat Syok, Kondisi MKI Orang Tua Bayi di Dalam Tas, Mulai Membaik

Pelajar Melahirkan, Bayinya Tewas Ditemukan di Dalam Tas

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber