Berita Terbaru :
Warung Makan Gratis, Bantu Warga di Tengah Pandemi
Survey ARC Indonesia, Elektabilitas Machfud Arifin Salip Eri Cahyadi
Anggota Fraksi Demokrat Turun Gunung All Out Menangkan Paslon No 1 di Pilkada Pacitan
Tol Krian Kebomas Gresik Sudah Beroperasi Per Desember
Kota Batu Masuk Zona Merah, Ketua Satgas Covid Sebut Ini Penyebabnya
Tersesat Saat Berusaha Kabur, Dua Maling Diamuk Massa
Penjagaan Logistik di Kecamatan Dijaga Selama 24 Jam
Warga Buduran Meninggal Dunia Saat Berolahraga
Antisipasi Kerawanan Pilkada, KPU Belum Distribusikan Surat Suara
Apel Pengamanan dan Simulasi Pilkada Dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Jelang Pilwali, Kadinkes Bagikan Penghargaan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Jaga Netralitas
Sejumlah Sekolah Masih Adakan Tatap Muka
Kenaikan Covid di Jatim Mencapai 460 Orang
Kapolres Malang Cek Kesiapan Bahan Material Pemungutan Suara
   

Karyawan Pabrik Beton Bacok Suami Mantan Istrinya Hingga Tewas
Mataraman  Minggu, 22-11-2020 | 13:00 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Warga Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/11) malam, digegerkan dengan peristiwa pembunuhan yang dilakukan seorang karyawan pabrik beton, Supriyono,terhadap mandor proyek, Sugeng Riyanto, yang merupakan suami dari mantan istrinya Anik Hariyati. Foto: Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Seorang karyawan pabrik beton nekat membacok suami mantan istrinya dengan sebilah clurit hingga tewas berlumuran darah didalam kamar tidurnya.

Peristiwa pembunuhan yang terjadi di Desa Sumberowno,Kecamatan Bangsal, dipicu karena dendam dan sakit hati mantan istrinya yang menikah lagi dengan korban. Pelaku yang berusaha kabur berhasil diamankan warga dan dibawa ke polres mojokerto.

Pelaku pembunuhan adalah seorang karyawan pabrik beton, Supriyono, sementara korban adalah mandor proyek, Sugeng Riyanto, yang merupakan suami dari mantan istrinya Anik Hariyati.
 
Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (21/11) malam ketika korban, Sugeng Riyanto bersama istrinya Anik Hariyati, sedang berduaan di dalam kamar tidur. Dengan penuh kemarahan pelaku yang sudah lama memendam sakit hati mandatangi kamar tidur yang berada di lantai dua.
 
Setelah sempat berdu mulut dan berkelahi, pelaku yang kalap langsung membacok korban dengan sebilah clurit ke dada korban hingga mandor proyek ini langsung tersungkur dan tewas didalam kamar tidur. Melihat suaminya tewas, mantan istri pelaku berteriak dan menangis histeris hingga membuat warga keluar rumah dan mengamankan pelaku yang akan melarikan diri.
 
Ajun Komisaris Besar Polisi, Dony Alexander, Kapolres Mojokerto, yang datang di lokasi kejadian mengatakan, peristiwa pembunuhan ini dipicu masalah asmara dan dendam pelaku terhadap mantan istrinya yang menikah lagi dengan korban. "Petugas juga mengamankan barang bukti senjata tajam clurit yang masih menancap di dada korban," tuturnya.
 
Guna proses penyelidikan, jenazah korban pembunuhan dibawa ke rumah sakit pusdik porong untuk dilakukan otopsi. Sementara itu, pelaku pembunuhan yang berhasil ditangkap langsung diamankan petugas ke Polres Mojokerto.
 

Berita Terkait

Karyawan Pabrik Beton Bacok Suami Mantan Istrinya Hingga Tewas

Korban Pembunuhan, Pria Asal Sidoarjo Ditemukan Tewas di Sawah

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Seorang Perempuan Menjalani Reka Ulang
Berita Terpopuler
Kawanan Begal Todongan Pistol Rampas Motor Milik Remaja
Peristiwa  8 jam

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Peristiwa  10 jam

Survey The Republic Institute: Penantang Berpeluang Terpilih
Pilkada  7 jam

Rektor UTM dan PTT Pemkab Bangkalan Terpapar Covid 19
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Alam Awan Berbentuk Cincin Ramai Diperbincangkan
Pojok Pitu

Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Jatim Awan

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber