Berita Terbaru :
Pilkada Menjadi Kewaspadaan Jangan Sampai Terjadi Klaster Baru
Terpidana Korupsi Panwaslu Kembalikan Uang Rp 151 Juta
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
   

Kembali Dibuka, Wisata Edukasi Gerabah Rendeng Bojonegoro Masih Sepi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  Minggu, 22-11-2020 | 03:13 wib
Reporter : Samsul Alim
Seiring dengan adanya penerapan tatanan baru atau new normal, sejak awal November 2020, objek wisata edukasi gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro kembali dibuka bagi para pengunjung, namun hingga saat ini pengunjungnya masih relatif sepi. Foto: Samsul Alim
Bojonegoro pojokpitu.com, Dampak pandemi virus corona (covid-19) yang melanda dunia berimbas pada sektor wisata di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya wisata edukasi gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro.

Meski sudah dibuka sejak 3 minggu yang lalu dan sejumlah persiapan dan pengadaan fasilitas baru telah dilakukan oleh para pengerajin gerabah, namun hingga kini wisata edukasi tersebut masih sepi pengunjung.

Sebagai upaya untuk menarik minat para pengunjung atau wisatawan agar datang berkunjung ke wisata edukasi gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, pemerintah desa rendeng bersama pengelola wisata edukasi gerabah dalam hal ini Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rendeng mulai gencar lakukan promosi.

Baik melalui media sosial dan penyebaran pamflet (flyer), yang isinya memberitahukan kepada masyarakat bahwa wisata edukasi gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, telah dibuka kembali.

Selain itu pihak Pemdes Rendeng bersama Bumdes Rendeng juga telah menyiapakan fasilitas tambahan, berupa pondok kuliner, semacam pujasera di sekitar lokasi wisata edukasi gerabah tersebut.

Kepala Desa Rendeng, Muslih, mengataka,n bahwa setelah dibuka pada 3 minggu yang lalu, hingga saat ini pengujung atau wisatawan yang datang di objek wisata edukasi gerabah Desa Rendeng masih relatif sepi.

"Kita bersama pengelola wisata edukasi gerabah rendeng, sedang gencar melakukan promosi-promosi dan pemberitahuan kepada masyarakat bahwa wisata edukasi gerabah Desa Rendeng telah dibuka kembali," tuturnya.

Muslih mengungkapkan bahwa fasilitas tambahan berupa berupa wisata kuliner atau pondok kuliner tersebut dibangun menggunakan dana bantuan yang diberikan Pemkab Bojonegoro tahun 2019, kepada bumdes rendeng sebesar Rp 100 juta, dan bantuan dari pemprov Jawa Timur tahun 2020, kepada bumdes rendeng sebesar Rp 50 juta.

Sementara itu Camat Malo, Djamari, mengatakan, bahwa dengan mulai dibukanya objek wisata edukasi gerabah Desa Rendeng. "Di tengah pandemi covid-19 saat ini kami bersama pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para pengelola dan pengunjung," jelasnya.

Djamari juga mengungkapkan, bahwa semenjak dibuka beberapa minggu lalu, pengunjungnya masih relatif sepi sehingga pihaknya berharap kepada dinas terkait, khususnya dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bojonegoro agar membatu mempromosikan wisata edukasi gerabah Desa Rendeng.

Diketahui, dampak pandemi virus corona (covid-19) yang melanda Indonesia juga berimbas pada sektor wisata di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya wisata edukasi gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, yang sejak akhir Maret 2020 lalu hingga akhir oktober 2020, ditutup, sehingga warga setempat yang mayoritas perajin gerabah kondisi ekonominya menurun. (yos)

Berita Terkait

Manajemen Pertanian Sehat, Jadi Tempat Wisata Sekaligus Edukasi Pengendalian Hama

Kembali Dibuka, Wisata Edukasi Gerabah Rendeng Bojonegoro Masih Sepi Pengunjung

Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung

Smart Green House Polije Destinasi Baru Wisata Edukasi
Berita Terpopuler
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak
Pojok Pitu

Ratusan Anggota Linmas Demo Managemen Perumahan
Pojok Pitu

Pria 35 Tahun yang Lumpuh Mulai Mendapatkan Bantuan
Jatim Awan

Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah Porak Poranda
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber