Berita Terbaru :
Pilkada Menjadi Kewaspadaan Jangan Sampai Terjadi Klaster Baru
Terpidana Korupsi Panwaslu Kembalikan Uang Rp 151 Juta
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
   

Antisipasi Cuaca Ekstrim, Petugas Gabungan Disiagakan
Pantura  Jum'at, 20-11-2020 | 01:22 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, petugas gabungan TNI-Polri dan BPBD disiagakan di titik-titik rawan bencana. Sejumlah peralatan pendukung disiapkan guna membantu pergerakan petugas. Antara lain perahu karet, pelampung, mobil damkar, dan ambulance
Tuban pojokpitu.com, Lima kecamatan di Kabupaten Tuban, berpotensi terendam banjir luapan Bengawan Solo. Memasuki musim penghujan, petugas gabungan TNI-Polri dan relawan BPBD disiagakan di titik-titik rawan bencana. Penempatan petugas diharapkan dapat mempercepat evakuasi warga, sehingga meminimasir korban jiwa.

Petugas gabungan dari TNI-Polri dan BPBD Tuban, menggelar apel siaga bencana di Mapolres Tuban. Hal ini dilakukan mengingat Kabupaten Tuban menjadi salah satu daerah yang dilintasi Bengawan Solo. Aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa ini memasuki lima wialyah kecamatan. Di antaranya Kecamatan Parengan, Soko, Rengel, Plumpang, dan Widang.
 
Kondisi ini membuat Kabupaten Tuban beresiko tinggi terdampak luapan Bengawan Solo. Seperti yang terjadi hampir setiap musim penghujan, air luapan Bengawan Solo merendam sejumlah desa di lima kecamatan.
 
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, petugas gabungan TNI-Polri dan BPBD disiagakan di titik-titik rawan bencana. Sejumlah peralatan pendukung disiapkan guna membantu pergerakan petugas. Antara lain perahu karet, pelampung, mobil damkar, dan ambulance.
 
Menurut Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, apel siaga bencana ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personil menghadapi bencana banjir, potensi tanah longsor, hingga puting beliung yang berpotensi terjadi di Kabupaten Tuban.
 
Sebagai langkah antisipasi longsor, petugas menghimbau para penambang agar lebih berhati-hati. Selain itu warga di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo dan perbukitan kapur juga dihimbau waspada adanya banjir dan puting beliung.(end)
 


Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrim, Petugas Gabungan Disiagakan

Antisipasi Cuaca Ekstrim, Petugas Gabungan Disiagakan

Cuaca Buruk, Nelayan Pesisir Panarukan Enggan Melaut

Hampir Dua Pekan, Nelayan Sedati Merugi Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim di Tengah Laut
Berita Terpopuler
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak
Pojok Pitu

Ratusan Anggota Linmas Demo Managemen Perumahan
Pojok Pitu

Pria 35 Tahun yang Lumpuh Mulai Mendapatkan Bantuan
Jatim Awan

Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah Porak Poranda
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber