Berita Terbaru :
Rempah Nusantara Potensial Rebut Pasar Dunia
Warung Makan Gratis, Bantu Warga di Tengah Pandemi
Survey ARC Indonesia, Elektabilitas Machfud Arifin Salip Eri Cahyadi
Anggota Fraksi Demokrat Turun Gunung All Out Menangkan Paslon No 1 di Pilkada Pacitan
Tol Krian Kebomas Gresik Sudah Beroperasi Per Desember
Kota Batu Masuk Zona Merah, Ketua Satgas Covid Sebut Ini Penyebabnya
Tersesat Saat Berusaha Kabur, Dua Maling Diamuk Massa
Penjagaan Logistik di Kecamatan Dijaga Selama 24 Jam
Warga Buduran Meninggal Dunia Saat Berolahraga
Antisipasi Kerawanan Pilkada, KPU Belum Distribusikan Surat Suara
Apel Pengamanan dan Simulasi Pilkada Dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Jelang Pilwali, Kadinkes Bagikan Penghargaan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Jaga Netralitas
Sejumlah Sekolah Masih Adakan Tatap Muka
Kenaikan Covid di Jatim Mencapai 460 Orang
   

Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak
Pantura  Rabu, 18-11-2020 | 17:25 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Dua desa di Kabupaten Tuban, Selasa (17/11) petang, porak-poranda diterjang puting beliung. Satu rumah ambruk rata dengan tanah, sementara puluhan bangunan lainnya rusak cukup parah, kerusakan didominasi bagian atap yang hilang terbawa hempasan angin. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Puting beliung menerjang Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel Dan Desa Rahayu Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Selasa (17/11) petang. Kondisi terparah salah satunya menerjang rumah munadi, di Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Tuban.

Rabu(18/11) pagi, terlihat puing-puing material bangunan rumah munadi, masih berserakan. Tak hanya sekedar ambruk rata dengan tanah, beberapa material atap dan dinding sempat terlempar hingga puluhan meter.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam bencana angin kencang ini. Namun sediktinya terdapat lima puluh bangunan rusak, diantaranya rumah, taman pendidikan Al-Quran, serta tempat usaha cuci mobil.

Puting beliung menerjang bersamaan dengan datangnya hujan, pada Selasa petang."Warga sempat dilanda kepanikan, sehingga berlarian keluar rumah, sekitar satu menit angin menerjang rumah-rumah yang dilewati," kata Munadi.

Pasca kejadian, warga bersama relawan tagana langsung bergotong royong memebrsihkan puing-puing bangunan. Mereka mencari material yang masih dapat dipakai kembali. Sementara untuk meringankan beban korban, tagana memberi bantuan berupa alas tidur bahan makanan dan peralatan masak.

Atas kejadian ini, pemilik rumah mengungsi ke rumah kerabatnya dan berharap pemerintah memberikan untuk perbaikan rumah. Sementara itu, hingga kini warga terlihat bergotong royong memperbaiki rumah-rumah warga yang kondisinya rusak ringan, agar bisa segera ditempati. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Angin Puting Beliung Terjang Desa Kelopo Sepuluh, Hacurkan Belasan Rumah

Puting Beliung Terjang Belasan Rumah di Dua Dusun Rusak Tertimpa Pohon

Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak

Musim Pancaroba, 29 Desa Rawan Diterjang Puting Beliung
Berita Terpopuler
Kawanan Begal Todongan Pistol Rampas Motor Milik Remaja
Peristiwa  9 jam

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Peristiwa  10 jam

Survey The Republic Institute: Penantang Berpeluang Terpilih
Pilkada  8 jam

Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Politik  5 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Alam Awan Berbentuk Cincin Ramai Diperbincangkan
Pojok Pitu

Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Jatim Awan

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber