Berita Terbaru :
Terpidana Korupsi Panwaslu Kembalikan Uang Rp 151 Juta
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
   

Jaksa Masuk Pesantren, Kajari Bojonegoro Edukasi Santri Tentang Hukum
Mataraman  Rabu, 11-11-2020 | 13:54 wib
Reporter : Samsul Alim
Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, setidaknya ada 100 pelajar atau santri dari Pondok Pesantren Al-Rosyid yang mengikuti sosialisasi dan penyuluhan dalam Program Jaksa Masuk Pesantren kali ini.
Bojonegoro pojokpitu.com, Guna mensosialisasikan pentingnya hukum, agar para santri atau pelajar tidak mudah terkena jeratan hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro menyelenggarakan penyuluhan dan penerangan hukum kepada para pelajar atau santri. Salah satunya dengan program jaksa masuk pondok pesantren, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Rosyid, Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, Bojonegoro.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, setidaknya ada 100 pelajar atau santri dari Pondok Pesantren Al-Rosyid yang mengikuti sosialisasi dan penyuluhan dalam Program Jaksa Masuk Pesantren kali ini.

Acara Jaksa Masuk Pesantren tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Sutikno, didampingi Kasubagbin Kejari Bojonegoro, Suhartono, Kasintel Kejari Bojonegoro, Edward Naibaho, serta Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Dr Wheny Diah Prajanti.

Sutikno mengatakan, Kejaksaan Negeri Bojonegoro telah meluncurkan program Jaksa Masuk Pesantren dan menurutnya kegiatan hari ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya.

Sutikno juga menjelaskan bahwa sosialisasi terkait penegakan hukum di lingkungan pondok pesantren tersebut, bertujuan agar generasi muda khususnya di kalangan pondok pesantren, pelajar dan mahasiswa, terutama di Pondok Pesantren Al-Rosyd, terhindar dari permasalahan tindak pidana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Sutikno menambahkan Kejaksaan Negeri Bojonegoro dalam program jangka panjang nantinya juga akan melakukan program Jaksa Masuk Desa. "Saat ini Kejaksaan Negeri Bojonegoro juga sudah melakukan pembicaraan dengan para kepala desa, dan tinggal menunggu waktunya pelaksanaannya saja," tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Arosyd, Kh Alamul Huda menyambut baik apa yang telah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bojonegoro dengan program Jaksa Masuk Pesantren, apalagi yang memberikan sosialisasi langsung oleh Kajari Bojonegoro.

Pihaknya berharap, dengan adanya penyuluhan permasalahan hukum ini, para santri ini dapat mengerti tentang permasalahan hukum yang beraneka ragam, agar santri tidak gagal paham tentang hukum yang ada di Indonesia.

Dalam program Jaksa Masuk Pesantren ini, Kejaksaan Negeri Bojonegoro selain memberikan penyuluhan dan sosialisasi tentang hukum, juga dilaksanakan pembagian masker kepada para santri dan santriwati Pondok Pesantren Al-Arosyd Bojonegoro.(end)





Berita Terkait

Jaksa Masuk Pesantren, Kajari Bojonegoro Edukasi Santri Tentang Hukum
Berita Terpopuler
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak
Pojok Pitu

Ratusan Anggota Linmas Demo Managemen Perumahan
Pojok Pitu

Pria 35 Tahun yang Lumpuh Mulai Mendapatkan Bantuan
Jatim Awan

Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah Porak Poranda
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber