Berita Terbaru :
Terpidana Korupsi Panwaslu Kembalikan Uang Rp 151 Juta
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
   

Kompetisi Tak Jelas, Nasib Pemain dan Pelatih Persebaya Bagaimana ?
Sepak Bola  Minggu, 08-11-2020 | 01:25 wib
Reporter :
pojokpitu.com, PSSI berencana menggulirkan kompetisi tahun depan. Hanya, belum ada kepastian kapan kickoff dilakukan.

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso berharap segera ada kepastian. Itu dinilai penting. Tak hanya untuk menyusun persiapan tim. Tapi, ada hal yang lebih mendesak untuk diselesaikan. Salah satunya adalah soal kontrak pemain.

"Ini menyangkut nasib pemain. Saya yakin kontrak mereka (pemain) habis Desember nanti," kata Aji Santoso. Sejatinya, bukan hanya kontrak pemain yang habis Desember mendatang. Kontrak tim pelatih juga demikian. Karena itu, Aji ingin kejelasan segera diberikan.

Pelatih 50 tahun tersebut menjelaskan, saat ini pemain, pelatih, maupun staf ofisial tak sabar menunggu kepastian. "Karena kalau Desember sudah habis, pemain dan pelatih kan butuh kepastian," tegas mantan pelatih Persela Lamongan tersebut. Aji pun setuju dengan ketegasan yang ditunjukkan sang manajer, Candra Wahyudi.

"Harus ada kepastian kompetisi diakhiri atau bagaimana," katanya.

Sebelumnya, Candra memang meminta PSSI tegas. Dia ingin kompetisi musim 2020 dihentikan saja. Kemudian, dilanjutkan kompetisi baru tahun depan. Aji mendukung ketegasan dari pihak manajemen.

"Kalau ada ketegasan, misal langsung fokus ke kompetisi baru tahun depan, itu kan bagus. Semuanya enak. Klub juga bisa langsung melakukan renegosiasi kontrak dengan pemain dan pelatih," kata kapten Persebaya saat juara Liga Indonesia musim 1996-1997 tersebut.

Hanya, sebagai pelatih, Aji cuma bisa menunggu kepastian dari pihak federasi. "Tapi, menurut saya harus cepat ada keputusan," katanya. Selama menunggu, skuad Green Force, julukan Persebaya, diliburkan. Belum ada kepastian kapan skuad kembali melakoni latihan. Sebab, tim pelatih juga masih menunggu langkah dari federasi.

Selama libur, seluruh pemain tetap diwajibkan melakukan latihan mandiri. Aktivitas pemain selama libur juga terus dipantau pelatih fisik Gaselly Jun Panam.

"Sementara saya memantau latihan pemain lewat chatting saja. Karena jauh sebelum libur latihan kami sudah sampaikan ke mereka untuk tetap berlatih," kata Gaselly.

Latihan yang dilakukan juga tidak terlalu berat. "Bertahap sih, mulai tempo ringan ke sedang," tambahnya. Durasi latihan fisik itu bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Bisa 30 menit atau satu jam. Hal itu dilakukan agar kondisi pemain tetap terjaga.(yos)



Berita Terkait

Berbulan-bulan Klub Menanggung Beban Finansial

Kompetisi Tak Jelas, Nasib Pemain dan Pelatih Persebaya Bagaimana ?

Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI

Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
Berita Terpopuler
Becana Hidrometereologi Sedang Mengacam Jawa Timur
Politik  2 jam



Cuplikan Berita
Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak
Pojok Pitu

Ratusan Anggota Linmas Demo Managemen Perumahan
Pojok Pitu

Pria 35 Tahun yang Lumpuh Mulai Mendapatkan Bantuan
Jatim Awan

Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah Porak Poranda
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber