Berita Terbaru :
Kalangan Millenial Dominasi Pelanggar Protkes di Bangkalan
   

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Malang Raya  Senin, 26-10-2020 | 02:10 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Modus membeli barang lewat online yang ditawarkan di media sosial memang banyak yang berujung penggelapan ataupun penipuan dengan digondol motor yang akan dibeli tersebut.

Seperti yang dilakukan pelaku asal Kecamatan Turen ini misalnya, yang harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Turen lantaran melakukan penipuan terhadap penjual motor lewat online yang hendak dicoba dengan menyerahkan STNK untuk melakukan cek nomor rangka dan mesin tapi malah digondol kabur dan dijual perunit kisaran Rp 5 hingga Rp 6 juta.

Adalah Zainul Arifin alias Malik (32) warga Desa Tumpukrenteng, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Turen setelah membawa kabur motor yang dijual melalui online.

Pelaku tidak sendirian, melainkan melancarkan aksi bersama temannya yang kini masih DPO kepolisian, dengan merespon penjualan motor yang dijual melalui medsos facebook, kemudian ditransfer 200 ribu untuk meyakinkan penjual.

Setelah disepakati lokasi bertemu untuk melihat barang, kemudian para pelaku melancarkan aksi dengan alasan mencoba kendaraan yang akan dibeli sekaligus surat kendaraan untuk disamakan noka dan nosinnya.

Namun, bukannya balik dengan jawaban yang menyenangkan dan akan membayar kekurangan, melainkan motor tersebut dilarikan dan tidak kembali lagi, hingga korban melapor ke Polsek Turen yang ditindaklanjuti unit reskrim.

Menurut AKP Supriyadi, Kanit Reskrim Polsek Turen, menjelaskan, hasil penyelidikan, petugas menemukan motor hasil curian yang sudah terjual dan keesokan harinya berhasil meringkus salahsatu pelaku beserta barang buktinya motor matic besar.

"Rencananya dua motor tersebut akan dijual bersamaan dengan harga murah kisaran Rp 13 juta lantaran hanya ada surat kendaraan STNK saja tanpa BPKB, namun sudah keburu tertangkap dan menyisakan satu pelaku lagi," terang Menurut AKP Supriyadi.

Kini, polisi tengah memburu teman pelaku yang sudah dikantongi identitasnya tersebut, dan menjerat pelaku dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan, yangmana ancaman hukumannya hingga 4 tahun kurungan penjara. (yos)

Berita Terkait

Sindikat Curanmor Spesialis Sawah Berhasil Ditangkap

Seminggu Keluar Penjara, Langsung Beraksi Curi Motor Dengan Jimat Dari Ibu

Lagi, Maling Motor Terekam CCTV

2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Hujan Disertai Angin Tumbangkan Pohon
Pojok Pitu

Puting Beliung Terjang 2 Desa, Satu Rumah Roboh Puluhan Rusak
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber