Berita Terbaru :
Razia Kos, Petugas Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri, Salah Satunya Seorang Pegawai Negeri
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
Humas Pemkot Sanggah Walikota Malang Terpapar Covid-19
Banjir Bandang Surut Warga Bersih-Bersih
Jalur Pantura dan Rumah Warga Terendam Banjir Bandang
   

Kerja Bakti Serentak Bakal Digelar Atasi Sampah Popok Bayi
Mataraman  Kamis, 22-10-2020 | 03:21 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Pasca menemukan banyaknya tumpukan sampah pampers bayi, saat menyusuri sungai di wilayah Kabupaten Madiun, Bupati Madiun langsung menggelar rakor bersama Forkopimda untuk rencana kerja bakti. Popok bayi dinilai sangat berpotensi mencemari aliran sungai dan bisa menjadi penyebab banjir .

Rapat koordinasi tiga pilar ini digelar di ruang rapat Bupati Madiun Ahmad Dawami , dengan mengundang jajaran TNI Polri. Rapat membahas terkait temuan tumpukan sampah popok bayi serta sampah produktif masyarakat yang dibuang sembarang di sepanjang aliran sungai . 

Rakor yang digelar juga menghadirkan sejumlah kepala OPD terkait, secara fokus membahas tentang rencana antisipasi penanganan bencana yang kemungkinan terjadi di musim hujan kali ini.  Sesuai prediksi dari BMKG , hujan curah hujan akan terjadi di Kabupaten Madiun di awal bulan November. 

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan,  pihaknya akan mengajak stakeholder bersama masyarakat unutk melakukan kerja bakti pembersihan sungai dari sampah yang menumpuk.  Rencananya pelaksanaan tersebut akan digelar pada hari Sabtu mendatang. 

Diberitakan sebelumnya, menghadapi musim penghujan, Bupati Madiun kemaren telah melakukan sidak susur sungai sepanjang 8 kilometer. Dari hasil sususr sungai ditemukan tumpukan sampah produktif masyarakat beserta sampah popok bayi di sepanjang aliran.(end)


Berita Terkait

Masalah Sampah Popok Bayi, DLH Usulkan Perdes dan Perbup

Kerja Bakti Serentak Bakal Digelar Atasi Sampah Popok Bayi

Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  7 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  6 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  11 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber