Berita Terbaru :
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
Humas Pemkot Sanggah Walikota Malang Terpapar Covid-19
Banjir Bandang Surut Warga Bersih-Bersih
Jalur Pantura dan Rumah Warga Terendam Banjir Bandang
Dua Rumah Warga Rusak Terdampak Tanah Longsor
   

Ruang SMP Silo Rusak Diterjang Banjir
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 22-10-2020 | 01:25 wib
Reporter : Felli Kosasi
Tembok sekolah jebol, berikut atap genteng juga ambrol berikut lantai ruang kelas penuh lumpur. Beruntung tak ada korban jiwa. Karena sekolah tersebut tak ada aktifitas tatap muka, karena siswa belajar secara daring dari rumah.
Jember pojokpitu.com, Hujan deras yang mengguyur Kota Jember menyebabkan anak Sungai Silo meluap hingga menerjang dua ruang kelas sebuah SMP negeri hingga hancur. Beruntung tak ada proses belajar mengajar tatap muka karena seluruh siswa belajar secara online.

Tembok sekolah jebol, berikut atap genteng juga ambrol berikut lantai ruang kelas penuh lumpur. Beruntung tak ada korban jiwa. Karena sekolah tersebut tak ada aktifitas tatap muka, karena siswa belajar secara daring dari rumah.

"Banjir yang datang Selasa dini hari, sempat membuat ketakutan warga lantaran saluran air yang berada di area sekolah dari anak Sungai Silo meluap hingga ke sekolahan dengan sangat deras, hingga menjebolkan tembok sekolah, berikut genteng dan sebagian meja kursi sekolah," tutur AKP Suhartanto, Kapolsek Silo.

Kondisi geografis sekolah yang berada jauh dari kota kecamatan itu membuat akses masuk menuju sekolah sangat sulit di jangkau.

Butuh waktu setengah hari untuk menuju lokasi sekolah dari pusat Kota Jember. Warga berharap sekolah tersebut segera dibenahi karena jika pandemi berakhir, anak anak bisa masuk sekolah tatap muka kembali dengan normal.(end)



Berita Terkait

Ruang SMP Silo Rusak Diterjang Banjir
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  6 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  6 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  11 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber