Berita Terbaru :
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Eksotisme Goa Ngerong yang Dihuni Ribuan Ikan dan Kelelawar
Sarung Kain Batik Tulis Jetis Sidoarjo Ramai Dipesan
   

Elemen Masyrakat Nyatakan Sikap Menolak Kekerasan, Anarkis dan Berita Hoax
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 17-10-2020 | 21:05 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Forkopimda Kabupaten Situbondo deklarasikan dan pernyataan sikap menolak kekerasan , anarkis serta berita hoaks di Pendopo Bupati. Foto: Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Maraknya aksi demontrasi penolakan undang undang omnibus law , yang terjadi di beberapa daerah, Forkopimda Kabupaten Situbondo mendeklarsaikan dan pernyataan sikap menolak kekesaran, anarkis dan berita hoax. Pemerintah daerah akan membetuk tim kecil dalam mengkaji UU cipta kerja.

Berita hoaks terkait dengan omnibus law merupakan tanggungjawab Forkopimda untuk meluruskan. Namun agar gerakan menjadi masif, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, berencana membentuk tim kecil yang akan mengkaji UU Cipta Kerja.

"Hasil dari kajian akan disosialisasikan kepada masyarakat dan tim menjadi tumpuan pihak-pihak yang ingin memperoleh informasi yang benar terkait omnibus law," terang bupati.

Berita hoaks terkait omnibus law yang beredar di media sosial menjadi pemicu kegaduhan terjadi saat ini. Oleh karenanya, deklarasi ini merupakan bentuk tanggungjawab pemerintah daerah untuk menjaga daerahnya tetap kondusif.

Deklarasi dan pernyataan sikap ini ditandatangani, diantaranya, Forkopimda, Rektor Universitas, Ketua Kahmi ketua Osis SMA,SMK dan beberapa elemen lainnya. (yos)



Berita Terkait

Elemen Masyrakat Nyatakan Sikap Menolak Kekerasan, Anarkis dan Berita Hoax

Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan

Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat

Seluruh Paslon Deklarasi Pemilu Damai
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  3 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  13 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  15 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  9 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber