Berita Terbaru :
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Eksotisme Goa Ngerong yang Dihuni Ribuan Ikan dan Kelelawar
Sarung Kain Batik Tulis Jetis Sidoarjo Ramai Dipesan
   

Petugas Gabungan Jaring Pengamen Jalanan
Mataraman  Sabtu, 17-10-2020 | 14:00 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Petugas gabungan merazia para penyandang masalah kesejahteraan sosial yang berada di jalanan. Dari sejumlah titik perempatan jalan, berhasil ditemukan enam orang pengamen. Foto: Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Untuk menciptakan keamanan dan ketertiban serta memutus mencegah penyebaran covid-19 , petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menggelar razia terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial. Dari razia tersebut, petugas berhasil mengamankan enam orang pengamen jalanan yang mayoritas muka lama alias langganan terjaring operasi.

Untuk mencegah penyebaran covid-19 , petugas memperlakukan protokol kesehatan dengan mengukur suhu badan , dan mensterilkan menggunakan cairan desinfektan. Mereka kemudian digiring ke kantor dinsos untuk dilakukan pendataan dan pembinaan .

Suharsono, Plt Kepala Dinsos Kabupaten Kediri, menerangkan, dari hasil pendataan  diketahui mayoritas pengamen yang terjaring adalah muka lama alias langganan operasi. Mereka berdalih tak ada pilihan pekerjaan tetap, sehingga terpaksa terjun ke jalanan untuk mengamen.

Para pengamen yang terjaring dilakukan pembinaan dan diancam sanksi berat bila dikemudian hari terjaring operasi kembali.

Sementara itu, untuk menciptakan suasa aman dan tertib mejelang pilkada 2020 sekaligus memutus rantai penyebaran covid-19, razia serupa akan terus digelar dengan waktu dan sasaran yang masih dirahasiakan. (yos)


Berita Terkait

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah

Satu Pasangan Bukan Suami Istri Kucing-Kucingan Dengan Petugas Saat Akan Diamankan

Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar

Risma Pimpin Langsung Patroli Prokes, Amankan 300 Warga
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  3 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  13 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  15 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  9 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber