Berita Terbaru :
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Eksotisme Goa Ngerong yang Dihuni Ribuan Ikan dan Kelelawar
Sarung Kain Batik Tulis Jetis Sidoarjo Ramai Dipesan
   

Terjaring Razia, Seorang Gepeng Menangis Histeris
Pantura  Jum'at, 16-10-2020 | 21:14 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Seorang pengemis sekaligus gelandangan tua ini mengangis histeris, saat diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Tuban. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tuban, Jumat (16/10) pagi, menggelar razia gelandangan dan pengemis, di sejumlah titik pusat keramaian kota dan jalur pantura setempat. Hasilnya, petugas mengamankan sedikitnya dua puluh empat gepeng. Bahkan, salah satu diantaranya menangis histeris dan berontak, saat hendak dibawa petugas.

Heri Muharwanto, Kepala Satpol PP Tuban,menjelaskan, dalam razia gelandangan dan pengemis ini, petugas satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tuban, menyisir sedikitnya lima titik lokasi yang kerap dijadikan tempat mangkal para gepeng. Yakni alun-alun, pasar sore, rest area, terminal baru, kawasan gor dan sejumlah titik di jalur pantura Tuban.

Satu persatu pengemis dan gelandangan diamankan petugas. Sebelum diamankan mereka digeledah, untuk mengetahui apakah mereka gepeng atau warga biasa. Setelah dinilai cukup bukti, mereka langsung diangkut ke atas mobil truk patroli Satpol PP.

Dalam razia kali ini, petugas berhasil mengamankan sedikitnya dua puluh empat gepeng dan anak jalanan. Seluruhnya, langsung dibawa dan diserahkan ke dinas sosial setempat untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

"Selain itu, razia ini juga dimaksudkan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 pasalnya para gepeng ini sebagian juga berasal dari luar kota. Seluruhnya, juga akan dilakukan rapid tes di kantor dinsos setempat, untuk memastikan apakah mereka terpapar covid-19 atau tidak," terangnya.

Setelah dipastikan negatif covid-19. Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, mereka akan diberikan pembinaan serta diberikan ketrampilan, agar mereka tidak lagi menjadi pengemis dan gelandangan. (yos)



Berita Terkait

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah

Satu Pasangan Bukan Suami Istri Kucing-Kucingan Dengan Petugas Saat Akan Diamankan

Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar

Risma Pimpin Langsung Patroli Prokes, Amankan 300 Warga
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  3 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  13 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  15 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  9 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber