Berita Terbaru :
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Eksotisme Goa Ngerong yang Dihuni Ribuan Ikan dan Kelelawar
Sarung Kain Batik Tulis Jetis Sidoarjo Ramai Dipesan
   

Mantan Dirut Puspa Agro Jadi Tersangka Korupsi
Hukum  Jum'at, 16-10-2020 | 18:17 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Mantan Direktur Utama dan staff trading PT Puspa Agro, akhirnya ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi, jual beli ikan fiktif, senilai Rp 8,29 milyar.
Sidoarjo pojokpitu.com, Mantan Direktur Utama dan staff trading PT Puspa Agro, akhirnya ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi, jual beli ikan fiktif, senilai Rp 8,29 milyar. Atas tindakan kedua tersangka, pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo, menjerat dengan pasal 2 dan 3 juncto 55 KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun.

Usai menjalani pemeriksaan, selama kurang lebih 8 jam di Kejaksaan Negeri Sidoarjo, akhirnya mantan direktur utama PT Puspa Agro, Abdullah Muhibuddin, dan juga staf trading PT Puspa Agro, Hary Jamari, secara resmi, ditetapkan tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo dan langsung dilakukan penahanan di Rutan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Kedua tersangka ini, diduga telah melakukan tindak pidana korupsi, yang merugikan keuangan negara, mencapai Rp 8,29 milyar. Hasil pemeriksaan, kedua tersangka ini telah melakukan praktek jual beli ikan fiktif, yang dilakukan oleh anak perusahaan PT Puspa Agro, bernama CV Aneka House, sepanjang bulan Juni, hingga bulan November, tahun 2015.

"Dalam prakteknya, kedua tersangka ini melakukan jual beli ikan, yang akan di eksport keluar negeri, secara fiktif. Padahal, dari data pihak Bea Cukai, kegiatan eksport ikan, yang dilakukan PT Puspa Agro, ataupun anak perusahaan, yakni CV Aneka House itu, tak pernah berjalan," kata Idham Kholid, Kasie Intelejen Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

Atas tindakannya, kedua tersangka diancam dengan pasal 2 dan 3 juncto 55 KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun. Pihak kejaksaan sendiri, kini tengah melakukan pendalaman kasus. Karena diduga masih ada tersangka lain, terkait dengan jual beli ikan fiktif ini.(end)




Berita Terkait

Mantan Dirut Puspa Agro Jadi Tersangka Korupsi
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  3 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  13 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  15 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  9 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber