Berita Terbaru :
Puncak Libur Panjang, Taman Selecta Batu Kembali Dipenuhi Wisatawan
Antisipasi Klaster Baru di Tempat Wisata Pengunjung Wisata Pacet Jalani Rapid Tes
Ekspor Mangga Jatim Akan Ditingkatkan Ke Beberapa Negara
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
   

Sekolah Rancang Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Mulai Jenuh Belajar Daring
Pendidikan  Jum'at, 16-10-2020 | 07:31 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Salah satu siswa di Surabaya mengaku mulai jenuh dan bosan mengikuti pembelajaran daring. Sebab banyak materi yang tidak bisa dipahami. Pun demikian, dirinya lebih merasa takut jika pembelajaran tatap muka dilakukan di tengah pandemi.
Surabaya pojokpitu.com, Pembelajaran daring berlangsung lebih dari 6 bulan. Sekolah pun mulai merancang untuk melakukan pembelajaran tatap muka, dengan prosentase khusus.

Terpantau di SMK Negeri 5 Surabaya, pembelajaran daring masih tetap berlangsung. Namun, selama 6 bulan pembelajaran daring, pihak sekolah telah memberikan dua kali form persetujuan orang tua untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan dari pembelajaran daring.

Heru Mursanyoto, Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Surabaya menyebut, hasil evaluasi pembelajaran daring menunjukkan, sebesar 25 persen siswa merasa kurang bisa memahami materi pelajaran. Sedangkan 10 persen lainnya merasa biasa saja. Artinya, hanya 65 persen siswa yang bisa menyerap materi pelajaran yang diberikan secara daring.

"Kami saat ini tengah menyusun rencana pembelajaran tatap muka khususnya bagi siswa kelas 12, sebab materi pelajaran lebih banyak praktek, dibandingkan teori. Sulit jika diajarkan hanya melalui daring. Sedangkan bagi siswa kelas 10 dan 11, hanya dikhususkan pada materi praktek dan matematika, dengan prosentase 25 persen siswa perkelas," kata Heru Mursanyoto.

"Namun rencana pembelajaran tatap muka sepenuhnya diberikan keleluasaan pada siswa dan wali murid. Jika tidak berkenan, pembelajaran tetap dilaksanakan secara daring," tambahnya.

Sementara itu, salah satu siswa di Surabaya mengaku mulai jenuh dan bosan mengikuti pembelajaran daring. Sebab banyak materi yang tidak bisa dipahami. Pun demikian, dirinya lebih merasa takut jika pembelajaran tatap muka dilakukan di tengah pandemi. Sehingga yang bisa dilakukan saat ini hanya bertahan dan belajar menikmati pembelajaran daring.

Meski dirasa lebih santai saat mengikuti pelajaran, school from home tetap lebih aman dibandingkan harus tatap muka di tengah pandemi. (end)





Berita Terkait

Sekolah Rancang Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Mulai Jenuh Belajar Daring

BPSDM Jatim Fasilitasi Siswa Belajar Secara Daring

Tidak Ingin Menabah Beban Orang Tua, Puluhan Siswa Belajar di Posko Polisi

Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  4 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  14 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  16 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  10 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber