Berita Terbaru :
Puncak Libur Panjang, Taman Selecta Batu Kembali Dipenuhi Wisatawan
Antisipasi Klaster Baru di Tempat Wisata Pengunjung Wisata Pacet Jalani Rapid Tes
Ekspor Mangga Jatim Akan Ditingkatkan Ke Beberapa Negara
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
   

Pansus I DPRD Trenggalek Gelar Rapat Bahas Revisi Dokumen RTRW
Politik  Rabu, 14-10-2020 | 16:25 wib
Reporter : Simon Bagus,Mochammad Herlambang
Trenggalek pojokpitu.com, Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat terkait revisi dokumen Peraturan Daerah (Perda). Hal tersebut dilakukan guna mematangkan pembentukan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 20 tahun mendatang.

Dalam rapat tersebut, total ada sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengikuti jalannya rapat. Pansus I DPRD Trenggalek berupaya sesuaikan aturan dengan kondisi yang ada di lapangan.

Ketua Pansus I DPRD Trenggalek, Sukarodin, menjelaskan, revisi dokumen kali ini melibatkan hampir seluruh opd yang ada di Trenggalek. Diantaranya Bappeda, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, Dinas PKPLH, Dinas Perhubungan dan Dinas Perhutani.

Dalam perkembangan kedepannya, pansus i perlu menambahkan beberapa poin ke dalam dokumen RTRW.

Menurut Sukarodin, ada beberapa temuan di lapangan, yang harus segera di tindaklanjuti. "RTRW tahun 2020 sampai 2039 ini akan menjadi acuan perencanaan jangka panjang, sehingga perumusannya harus terperinci," jelasnya.

Pansus I mendapati beberapa temuan di lapangan, sepertu tambak udang di wilayah selatan yang diduga menyalahi aturan dokumen lain selain dokumen yamg tengah dibahas dalam RTRW.

Selain itu, ada temuan lain seperti perbatasan tenurial, yang dimaksud dalam hal ini adalah saling tumpang tindih tanah milik penduduk dan perhutani.

Ada juga beberapa usaha yang telah masuk di kawasan rtrw,, di mana usaha tersebut ternyata dalam dokumen RTRW lama tidak diperbolehkan. Namun setelah dicek dalam peta RTRW baru menjadi diperbolehkan.

Dikatakan Sukarodin, di Trenggalek ada hanya ada tiga pemilik tanah, pertama, milik pemerintah, kedua milik penduduk, dan terakhir milik perhutani. Sehingga, jika memang ada penambahan lahan milik perhutani maka akan dilakukan pembahasan bersama. (yos)

Berita Terkait

Pansus I DPRD Trenggalek Gelar Rapat Bahas Revisi Dokumen RTRW
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  4 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  14 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  16 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  10 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber