Berita Terbaru :
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Eksotisme Goa Ngerong yang Dihuni Ribuan Ikan dan Kelelawar
Sarung Kain Batik Tulis Jetis Sidoarjo Ramai Dipesan
   

Iga Swiatek Ukir Rekor Baru di Roland Garros 2020
Olah Raga  Minggu, 11-10-2020 | 23:31 wib
Reporter :
Paris pojokpitu.com, Iga Swiatek, cewek berusia 19 tahun menjadi petenis pertama dari Polandia yang memenangi gelar tunggal putri grand slam Roland Garros (French Open).

Swiatek mengukir rekor manis tersebut setelah mengalahkan unggulan keempat dari Amerika Serikat, Sofia Kenin 6-4, 6-1 pada final berdurasi satu jam 24 menit di Court Philippe-Chatrier, Paris, Sabtu (10/10) malam WIB. 

Swiatek yang menghuni peringkat 54 dunia, merupakan petenis putri dengan peringkat terendah yang mampu menjuarai Roland Garros di era modern. Dia menjadi sosok kesembilan yang pertama kali menjuarai ajang utama dalam 14 grand slam terakhir. 

"Ini merupakan sosok underdog lain yang memenangi grand slam pada tenis putri. Ini sekarang sering terjadi, yang merupakan hal gila," kata Swiatek. "Dua tahun lalu saya memenangi grand slam junior (di Wimbledon), dan sekarang saya ada di sini. Rasanya itu belum lama terjadi," imbuhnya.

Swiatek merupakan juara termuda di Roland Garros sejak Monica Seles mengangkat trofi bergengsi itu pada usia 18 tahun, di tahun 1992. 

Dalam pertandingan final tadi, Swiatek memimpin 3-0 dan kehilangan hanya tiga poin sebelum Kenin masuk ke dalam kendali permainannya. Kenin sempat menerima perawatan medis pada bagian paha kirinya sebelum mengakhiri laga setelah gim ketiga set kedua. 

Swiatek mengakhiri pertandingannya di Roland Garros dengan mencatatkan 25 winner dan hanya membuat 17 kesalahan sendiri, serta mengonversi enam kesempatan break point. (antara/jpnn/end)



Berita Terkait

Iga Swiatek Ukir Rekor Baru di Roland Garros 2020
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  3 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  13 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  15 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  9 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber