Berita Terbaru :
Razia Kos, Petugas Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri, Salah Satunya Seorang Pegawai Negeri
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
Humas Pemkot Sanggah Walikota Malang Terpapar Covid-19
Banjir Bandang Surut Warga Bersih-Bersih
Jalur Pantura dan Rumah Warga Terendam Banjir Bandang
   

Warga NU Ngeluruk Polres Pamekasan, Tagih Janji Pengungkapan Kasus Ujaran Kebencian
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 10-10-2020 | 08:18 wib
Reporter : Moh Hasan
Korlap aksi , Taufiqurrahman, mendesak Polres Pamekasan agar segera menangkap pelaku ujaran kebencian di media sosial itu.
Pamekasan pojokpitu.com, Ribuan warga Nahdatul Ulama (NU) kembali mendatangi Polres Pamekasan dan menagih janji kepolisian mengungkap kasus pelaku ujaran kebencian di akun facebook terhadap Ketua NU Cabang Kabupaten Pamekasan.

Ribuan warga NU kembali mendatangi Mapolres Pamekasan pada Jumat sore  dengan menggunakan mobil bak terbuka dan berjalan kaki.

Personel Polres Pamekasan yang menjaga kerumunan massa awalnya tampak menghadang massa di depan Jalan Stadion. Namun ribuan warga NU ini berhasil masuk ke depan Mapolres Pamekasan.

Para anggota NU tersebut, menagih janji kepada Kapolres Pamekasan, untuk mengungkap pelaku ujaran kebencian di media sosial Facebook, oleh akun Mohammad Izzul kepada Ketua NU Cabang Pamekasan, KH. Taufiq Hasyim  yang disebut simpatisan PKI.

Korlap aksi , Taufiqurrahman,  mendesak Polres Pamekasan agar segera menangkap pelaku ujaran kebencian di media sosial itu.

Sementara Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo menjelaskan , pihaknya telah melakukan penyelidikan namun belum bisa menyimpulkan hasilnya. Pihak Polres Pamekasan telah meminta bantuan ke Polda Jawa Timur dalam mengungkap identitas kasus ujaran kebencian tersebut.

Setelah mendapatkan penjelasan terkait perkembangan kasus ujaran kebencian dari pihak kepolisian. Ribuan warga NU membubarkan diri, namun mereka mengancam akan mendatangi kembali dengan massa yang lebih banyak jika kasus ini belum terungkap.(end)



Berita Terkait

Warga NU Ngeluruk Polres Pamekasan, Tagih Janji Pengungkapan Kasus Ujaran Kebencian

Sidang Kasus Ujaran Kebencian, Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Jaksa Tak Berdasar
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  7 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  6 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  12 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber