Berita Terbaru :
Antisipasi Klaster Baru di Tempat Wisata Pengunjung Wisata Pacet Jalani Rapid Tes
Ekspor Mangga Jatim Akan Ditingkatkan Ke Beberapa Negara
Terbakar Cemburu, Sales Hajar Pacar Yang Sudah Ditiduri
Mabuk Berat, Geng Pengamen Keroyok dan Tusuk Temannya Hingga Tewas
Cabup Ony Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan
GM Jaman Laporkan Paslon 01 Ke Bawaslu, Karena Melibatkan Anak - Anak Dalam Kampanye
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Menduda 5 Tahun, Bapak Cabuli Anak Kandung 6 Kali
2 Residivis Curanmor Bercelurit Ditembak Polisi
Tindak Lanjut Operasi Zebra, Tarik Semua Surat Tilang Diganti Dengan Masker
Batasi Personal Yang Hadir dalam Debat Pilkada, Kabupaten Malang Terapkan Prokes
Truk Terjebak Banjir Lahar Gunung Semeru
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
   

Perhiasan Tembaga Karya Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo Diminati Warga Eropa
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 09-10-2020 | 18:16 wib
Reporter : Usrox Indra
Lidya Waskita
Sidoarjo pojokpitu.com, Meski mengalami penurunan pendapatan semenjak pandemic ovid 19 hingga harus merumahkan 3 orang karyawan, seorang ibu rumah tangga asal Sidoarjo Jawa Timur, terus berkarya menciptakan berbagai macam perhiasan bernilai tinggi, hingga diminati oleh negara tetangga dan Eropa. Perajin perhiasan tembaga ini kini hanya berharap pandemi dapat segera berakhir, agar dapat memamerkan kembali hasil karyanya yang saat ini hanya dipasarkan melalui media sosial saja.

Siapa sangka di sebuah rumah sederhana di kawasan Pondok Candra Sidoarjo Jawa Timur, terdapat seorang ibu rumah tangga yang juga sebagai perajin tembaga sejak 2011 lalu, menjadi langganan para kolektor perhiasan dari berbagai negara tetangga hingga Eropa.
 
Di tangan dingin Lidya Waskita, berbagai jenis tembaga mulai dari bentuk kabel hingga lempengan tembaga, disulapnya menjadi berbagai perhiasan unik dan bernilai seni tinggi. Yang membedakan dengan para perajin perhiasan tembaga lainnya, mulai dari anting, kalung, mahkota hingga cincin dan bros dibentuk dan dikerjakannya secara manual dan dapat menyesuaikan dengan permintaan pembeli, sehingga tidak ada kesamaan setiap pembuatan perhiasan tembaga satu dengan lainnya.
 
Meski saat ini terdampak oleh pandemic ovid 19 hingga penjualan perhiasan tembaganya merosot jauh, dan harus merumahkan 3 karyawannya, namun Lidya masih terus menciptakan berbagai bentuk perhiasan tembaga kreasinya.

Lidya berharap pandemi covid 19 akan cepat segera berakhir, hingga dirinya dapat memamerkan kembali hasil karyanya, karena penjualan melalui media sosial kurang dapat diterima oleh para calon pembelinya.
 
Untuk harga yang ditawarkan mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 12 juta, tergantung bentuk model yang diminta pembeli hingga tambahan ornamen-ornamen lainnya.(end)
 


Berita Terkait

Perhiasan Tembaga Karya Ibu Rumah Tangga di Sidoarjo Diminati Warga Eropa
Berita Terpopuler
Sekelompok Pemuda Probolinggo Sediakan Barang Gratis di Tengah Pandemi Covid 19
Peristiwa  4 jam

Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  14 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  16 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  10 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber