Berita Terbaru :
Pertahankan Tradisi Gembrungan di Tengah Pandemi
Long Weekend, Puluhan Orang Terjaring Operasi Zebra dan Operasi Yustisi
Traffic Light Padam, Lalu Lintas Simpang Empat Kartonyono Semrawut
Disporapar Gelar Lomba Cipta Masker
Tes Swab Guru SMP Hampir Selesai
Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
   

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  Rabu, 30-09-2020 | 12:49 wib
Reporter : Tova Pradana
Monumen Kresek di Madiun, menjadi saksi bisu kekejaman PKI pada tahun 1948 silam. Sejumlah tokoh kabarnya dibantai di lokasi tersebut.
Madiun pojokpitu.com, Monumen Kresek di Madiun, menjadi saksi bisu kekejaman PKI pada tahun 1948 silam. Sejumlah tokoh kabarnya dibantai di lokasi tersebut. Hingga kini, Monumen Kresek masih terawat dan menjadi wisata sejarah di Kabupaten Madiun.

Menurut cerita sejarah, di area monumen inilah, sejumlah tokoh yang dibantai PKI dimakamkan dalam satu lubang. Salah satu tokoh tersebut yaitu Kolonel Mahardi yang hingga kini namanya diabadikan menjadi sebuah nama jalan di Kota Madiun untuk mengenang jasanya. Selain itu, ada pula sebuah batu yang bertuliskan nama prajurit TNI dan tokoh Madiun yang gugur dalam pertempuran melawan PKI di Desa Kresek.

Icon Monumen Kresek ini adalah patung besar yang ada di puncak bukit. Patung tersebut terlihat melambangkan seorang laki laki tua yang menunduk, dimana didekatnya ada seseorang yang sedang membawa pedang.

"Patung laki - laki tua tersebut adalah representasi Kyai Husein seorang ulama yang berpengaruh dan merupakan anggota DPRD saat itu. Sedangkan laki - laki yang membawa pedang menggambarkan Muso, seorang gembong PKI yang sedang mengayunkan pedang ke laki laki tua itu," kata Dwi Atmanto, Pengelola Monumen Kresek.

Sebagai peringatan sejarah kelam pada masa itu, sebuah relief juga terlihat di sisi timur patung utama. Relief tersebut menggambarkan tentang cara kejam PKI saat membinasakan tokoh dan ulama di Madiun.

Monumen Kresek ini dibangun sejak tahun 1987 silam, yang kemudian diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Soelarso pada 10 Juni tahun 1991.

Hingga saat ini Monumen Kresek dijadikan sebuah tempat wisata sejarah yang berada di Madiun timur. Tak hanya itu, monumen kresek juga sering dijadikan tempat upacara, dan tempat berkemah para pelajar pramuka.(end)

Berita Terkait

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Berita Terpopuler
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  8 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  7 jam

Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Mlaku - Mlaku  6 jam

Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber