Berita Terbaru :
Pertahankan Tradisi Gembrungan di Tengah Pandemi
Long Weekend, Puluhan Orang Terjaring Operasi Zebra dan Operasi Yustisi
Traffic Light Padam, Lalu Lintas Simpang Empat Kartonyono Semrawut
Disporapar Gelar Lomba Cipta Masker
Tes Swab Guru SMP Hampir Selesai
Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
   

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Mataraman  Rabu, 30-09-2020 | 03:14 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Menyikapi keluhan konsumen akan kelangkaan lpg 3 kiilogram, Disdagkop UM Pemkab Madiun, bersama hiswana migas serta perweakilan dari pertamina melakukan sidak kesejumlah agen dan pangkalan. Di lapangan ditemukan permintaan lpg 3 kilogram ini tinggi karena digunakan petani sebagai bahan bakar pompa penyedot air.

Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Usaha Mikro Pemkab Madiun, Hiswana Migas, serta Pertamina, tidak ada keterlambatan dan pengurangan jumlah pengiriman tabung gas 3 kilogram diwilayah Kabupaten Madiun.  

Namun, tingginya permintaan gas bersubsidi didgunakan untuk bahan bakar pompa penyedot air di sawahyang membuat membuat stok LPG 3 kilogram ini cepat habis.

Seperti yang diungkapkan pemilik pangkalan, Agus Syaiful Wathan ,menurutnya setiap musim kemarau  tabung lpg cepat habis,  informasi yang di dapat tabung itu digunakan sebagai bahan bakar mesin pompa air.

Sementara itu, Sekertaris Disdagkop UM Kabupaten Madiun, Agus Suyudi, sidak ini untuk memastikan pasokan Lpg 3 kilogram di masyarakat, diperlukan  adanya pantauan lebih insentif , terkait penjualan dan distribusi lpg bersubsidi ke konsumen.

"Secara bertahap Pemkab bersama pertamina akan mengganti pengunanan lpg bersubsidi 3 kilogram diluar sasaran, akan digantikan dengan non subsidi 12 kilogram," terangnya.

Sebelumnya pertami mengklaim jika selama masa pandemi covid-19 pihaknya tidak ada pengurangan penyaluran lpg.  Bahkan penyaluran Lpg 3 Kg selama masa pandemi covid -19  sudah melebihi rata-rata.  

Saat ini di Kabupaten Madiun ada 18 agen Lpg dan 613 pangkalan Lpg sebagai lembaga penyalur resmi dari pertamina yang tersebar di  15 kecamatan. (yos)




Berita Terkait

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian

Kelangkaan Elpiji 3 Kg Diduga Ada Permainan Oknum di Tingkat Bawah

Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Gas Lpg 3 Kg

Tak Ada Pengurangan Pasokan, Kelangkaan Lpg 3 kg Masih Dikaji
Berita Terpopuler
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  9 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  8 jam

Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Mlaku - Mlaku  7 jam

Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber