Berita Terbaru :
Sempat Ditutup Akibat Balapan Truk, Pantai Cemara Kembali Dibuka
Pertahankan Tradisi Gembrungan di Tengah Pandemi
Long Weekend, Puluhan Orang Terjaring Operasi Zebra dan Operasi Yustisi
Traffic Light Padam, Lalu Lintas Simpang Empat Kartonyono Semrawut
Disporapar Gelar Lomba Cipta Masker
Tes Swab Guru SMP Hampir Selesai
Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
   

Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 29-09-2020 | 18:13 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Video bersumber dari youtube dengan naman akun kawan sejalan hiburan, terkait ratusan warga Dusun Parsean, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Probolinggo menghadang petugas dari satgas covid 19 yang akan menjemput pasien covid 19.
Berita Video : Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Probolinggo pojokpitu.com, Ratusan warga di Kabupaten Probolinggo, beramai-ramai menghadang petugas satgas covid 19 kecamatan yang hendak menjemput pasien covid 19 yang baru melahirkan. Selain mengusir petugas, warga juga sempat menaruh kursi bambu di tengah jalan raya jalur pantura. Video aksi ini beredar luas di media sosial dan diunggah di youtube.

Video bersumber dari youtube dengan naman akun kawan sejalan hiburan, terkait ratusan warga Dusun Parsean, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Probolinggo menghadang petugas dari satgas covid 19 yang akan menjemput pasien covid 19.
 
Dengan cepat, ratusan warga ini mengerumuni petugas yang di dalamnya ada anggota TNI-Polri. Dalam video tersebut, warga meminta petugas untuk segera meninggalkan lokasi.
 
Warga ini menolak saat Tim Satgas Covid 19 kecamatan menjemput warga terkonfirmasi positif covid 19, berinisial A, ibu rumah tangga yang baru saja melahirkan.  
 
Bahkan beberapa warga sempat menaruh kursi bambu ke tengah jalan raya jalur pantura, Kecamatan Dringu, yang terjadi arus lalu lintas sempat tersendat.
 
Tidak mau mengambil resiko, akhirnya petugas meninggalkan tempat. Video ini juga diunggah di media sosial facebook atas nama Ahmad Ken.  
 
Peristiwa penghadangan ini terjadi pada hari Senin petang kemarin, saat tim satgas hendak menjemput ibu rumah tangga berinisial A, yang baru saja melahirkan. Hasil swab yang bersangkutan positif.
 
Takut menulari bayi dan kelurga yang lain, Tim Satgas berencana membawa A ke rumah sehat yang disediakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, hanya saja, keluarga dan warga tidak terima hingga terjadi insiden tersebut.
 
Menurut Ugas Irwanto, Koordinator Penegakan Hukum Satgas Covid 19 Kabupaten Probolinggo, pihaknya terus memberikan edukasi tentang bahayanya virus ini. Tim Satgas akan terus melakukan pendekatan secara persuasif agar pasien mau dikarantina.
 
Petugas menghimbau agar warga mematuhi protokol kesehatan dan memahami bahaya covid 19 terhadap diri sendiri dan orang disekitar.
 
Dari data yang ada, jumlah akumulasi orang terkonfirmasi positif covid 19 mencapai 977 orang, sembuh 819 orang, dirawat 110 orang dan meninggal 48 orang.(end/VD:YAN)

Berita Terkait

Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19

Nenek Kamtin, Mantan Pasien Covid-19 Tertua di Indonesia Dikunjungi Tim Rumah Sakit yang Merawatnya

Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP

Unair - ITS Ciptakan Robot Rawat Pasien Covid 19
Berita Terpopuler
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  10 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  8 jam

Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Mlaku - Mlaku  8 jam

Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber