Berita Terbaru :
Relawan Gas Satu Deklarasi Dukung Paslon 01
Wisata Religi di Bulan Maulid Dengan Mengunjungi Museum Rosulullah
Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Pandemi, Warga Sulap Atap Toko Menjadi Kebun Tanaman Hidroponik
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Usaha Tidak Terdampak Pandemi, Terus Alami Peningkatan Konsumen Timbang Tebu
Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
   

Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Pendidikan  Selasa, 29-09-2020 | 06:25 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi
Surabaya pojokpitu.com, Hingga akhir bulan September, sekolah di Surabaya belum mendapatkan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh, seperti yang dijanjikan oleh Kemendikbud.

Ssalah satu kepala sekolah SMP swasta di Surabaya yang enggan disebut namanya mengaku hingga menjelang akhir bulan September, dirinya belum mendapatkan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh. Padahal sebelumnya, Kemendikbud menjanjikan akan memberikan 30 gigabyte untuk siswa dan 40 gigabyte untuk guru agar dapat efektif dalam pembelajaran jarak jauh, pada awal September lalu.

Kepala sekolah tersebut mengaku, dirinya hanya bekerja sama dengan dua provider yang memberikan kartu perdana. Sayangnya, kartu perdana tersebut hanya bisa digunakan untuk zoom. Sedangkan untuk streaming youtube ataupun google, baik siswa maupun guru tetap menggunakan kuota reguler. Sehingga kartu perdana banyak yang tidak digunakan.

Tak berbeda jauh dengan SMP, jenjang SMA dan SMK kuota internet juga difasilitasi oleh CSR perusahaan telekomunikasi bekerja sama dengan Dindik Jatim. Sebanyak 1,3 juta kartu perdana telah didistribusikan. Sedangkan kuota internet dari Kemendikbud belum jelas waktu pencairannya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi mengakui pihaknya kini telah menyiapkan anjungan belajar mandiri khusus untuk 62 daerah yang tidak terfasilitasi internet.

"Dengan menggandeng BUMN telekomunikasi, untuk membangun BTS mini. Melalui anjungan tersebut siswa bisa mendownload modul pembelajaran sehingga proses pembelajaran bisa terfasilitasi," kata Wahid Wahyudi, Kadis Pendidikan Jatim.(end)

Berita Terkait

Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Dianggap Tidak Proporsional

Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair

Pemberian Kuota Internet Gratis Terlambat

57 Ribu Siswa SD SMP Bakal Dapat Kuota Internet Gratis
Berita Terpopuler
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Malang Raya  10 jam

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Malang Raya  9 jam

Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
Mlaku - Mlaku  11 jam

Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Metropolis  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber