Berita Terbaru :
Pertahankan Tradisi Gembrungan di Tengah Pandemi
Long Weekend, Puluhan Orang Terjaring Operasi Zebra dan Operasi Yustisi
Traffic Light Padam, Lalu Lintas Simpang Empat Kartonyono Semrawut
Disporapar Gelar Lomba Cipta Masker
Tes Swab Guru SMP Hampir Selesai
Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
   

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Mataraman  Sabtu, 26-09-2020 | 01:16 wib
Reporter : Tova Pradana
Selain di Ngawi, dugaan peredaran uang yang diragukan keasliannya atau palsu terjadi di Kabupaten Madiun. Foto: Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Jadi korban sindikat peredaran uang palsu, seorang warga Desa Kedungjati Balerejo Kabupaten Madiun tertipu hingga Rp 20 juta. Pelaku bermodus melakukan transfer uang puluhan juta itu ke beberapa nomor rekening.

Salah seorang agen jasa transfer uang Titik Purwani (50) warga Desa Kedungjati, Kecamatan Balerejo, menjadi salah satu korban sasaran sindikat peredaran uang palsu yang dilakukan oleh beberapa oknum.

Saat ditemui titik mengakui hal kejadian bermula saat datang seorang pria paruh baya bersama dengan seorang kakek tua ke rumahnya, berniat akan transfer uang puluhan juta kepada seseorang. Oknum tersebut bakal mentransfer ketiga rekening tujuan atas dasar perintah dari Sarkam (61) warga Kabupaten Ngawi dengan total uang Rp 20 juta.

Lantaran belum bisa membuktikan kecurigaan tersehut secara kuat, Titik akhirnya mentransfer uang tersebut ke tiga rekening tujuan berbeda. Bersama suami, Titik kembali menilisik keaslian uang yang diterimanya dan ternyata benar uang yang diterima cash dari pentransfer tersebut palsu.

Titik kemudian mendatangi rumah pemilik uang, tak hanya itu Titik pun melaporkan insiden tersebut ke Kepala Desa Babadan, Pangkur, jika ada warganya menjadi oknum pengedar uang palsu.

Barang bukti uang palsu tersebut diserahkan kepada kades serta Babinsa Babadan untuk bisa ditindaklanjuti ke pihak yang berwajib. Saat ini kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat, termasuk barang bukti uang palsu juga sudah diamankan. (yos)


Berita Terkait

Jelang Pilkada, Upal di Lamongan Mulai Bermunculan

Pengedar Uang Palsu Ditangkap Polisi

Titip Transfer Uang, Warga Ngawi Dibayar Dengan Uang Palsu

Polisi Amankan Mantan Cawabup Madiun Pengedar Uang Palsu
Berita Terpopuler
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  8 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  7 jam

Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Mlaku - Mlaku  6 jam

Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber