Berita Terbaru :
Relawan Gas Satu Deklarasi Dukung Paslon 01
Wisata Religi di Bulan Maulid Dengan Mengunjungi Museum Rosulullah
Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Pandemi, Warga Sulap Atap Toko Menjadi Kebun Tanaman Hidroponik
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Usaha Tidak Terdampak Pandemi, Terus Alami Peningkatan Konsumen Timbang Tebu
Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
   

Modus Kenalan di Warung Kopi, Pinjam Motor Alasan Jemput Malah Amblas
Malang Raya  Senin, 21-09-2020 | 04:09 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Inilah Imam Tantowi (25) warga Desa Ringin Kembar, Kecamatan Sumawe, Kabupaten Malang, yang harus berurusan dengan satreskrim polsek gondanglegi usai menipu korbannya disebuah warung kopi. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Warga Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Gondanglegi, usai melakukan penipuan dan menggondol motor korbannya dengan modus mencarikan perempuan seks komersial untuk ditawarkan kepada korban.

Namun naas, bukannya dapat PSK yang dijanjikan malah motor tidak kunjung kembali dan digadaikan pelaku seharga Rp 2,5 juta untuk kebutuhan keluarga selama dirinya menganggur.

Menurut Ipda Sigit Hernadi, Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi, pelaku adalah Imam Tantowi (25) warga Desa Ringin Kembar, Kecamatan Sumawe, Kabupaten Malang.

"Berawal bertemu disebuah warung kopi dikawasan Kandangan, Kecamatan Gondanglegi, pelaku menawarkan kepada korban wanita pekerja seks untuk bisa dikencani malam itu," terangnya.

Bahkan korban sempat mengajak pelaku pindah warung untuk makan dan ngobrol selanjutnya, yang pelaku kemudian meminjam motor korban dengan alasan untuk menjemput perempuan tersebut.

Namun setelah ditunggu beberapa lama bukannya PSK yang datang, malah motor korban tidak kembali yang ternyata dibawa kabur pelaku untuk dibawa pulang kedaerahnya sebelum akhirnya digadaikan diwilayah ampel gading.

"Pelaku menggadaikan sebesar Rp 2,5 juta kepada saksi dengan alasan surat-surat akan segera dikirimkan, yang ternyata plat nomor asal DK dipalsukan menjadi N hingga saksi percaya motor milik tersangka," imbuhnya.

Sementara pengakuan tersangka, Imam Tantowi, jika dirinya menggadaikan sebesar 2 juta 500 ribu untuk kebutuhan hidup lantaran dirinya nganggur dan dampak korona butuh pemasukan untuk biaya anak istri.

Dan atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, yangmana ancaman hukumannya hingga 4 tahun kurungan penjara. (yos)


Berita Terkait

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur

Anak Punk Numpang Tidur di Rumah Teman Berujung Gondol Motor Korban

Maling Motor Sasar Swalayan Terekam CCTV

Pelaku Curanmor Spesialis Satria Diringkus Polisi
Berita Terpopuler
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Malang Raya  10 jam

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Malang Raya  9 jam

Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
Mlaku - Mlaku  11 jam

Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Metropolis  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber