Berita Terbaru :
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
   

Menpora Usulkan Surabaya Jadi Lokasi Opening Ceremony Piala Dunia U-20
Sepak Bola  Minggu, 20-09-2020 | 11:02 wib
Reporter :
Surabaya pojokpitu.com, Perhelatan Piala Dunia U-20 2021 sejauh ini masih sesuai rencana. Ada enam venue yang disiapkan untuk menggelar pertandingan. Namun, sampai saat ini, belum ada kepastian di mana laga pembuka bakal digelar.

Meski begitu, panitia penyelenggara Piala Dunia U-20 atau INAFOC sudah punya pandangan. Surabaya jadi pilihan utama sebagai venue pembuka Piala Dunia U-20.

"Kami segera usulkan ke FIFA agar Surabaya jadi tempat opening ceremony," kata Ketua INAFOC sekaligus Menpora Zainudin Amali saat berkunjung ke Surabaya kemarin.

Ada banyak faktor yang membuat Surabaya dianggap layak sebagai venue pembuka. Pertama, Surabaya dianggap lebih siap dibandingkan lima kota lainnya. Apalagi, akses ke stadion utama dianggap bagus.

Awalnya, Zainudin sempat khawatir akses ke GBT akan sulit. "Ternyata ada lima akses yang bisa dilewati. Saya juga kaget. Pemkot (Surabaya) ternyata sangat all-out untuk persiapan Piala Dunia," ucap pria 58 tahun tersebut. Selain itu, akses menuju Stadion GBT yang sebelumnya sempit kini sudah diperlebar.

Kedua, Jatim dikenal sebagai wilayah yang memiliki basis suporter besar. Di Surabaya ada Bonek, suporter Persebaya. Belum lagi ada Ultrasmania (Gresik United) hingga Deltamania yang merupakan fans klub Liga 3 Deltras Sidoarjo.

"Apalagi, semua didukung dengan keseriusan teman-teman di Jatim, seperti Pemkot (Surabaya) maupun Asprov PSSI Jatim," jelas Zainudin.

Belum lagi stadion penunjang yang dianggap sudah mumpuni. Zainudin sudah sreg jika Surabaya dijadikan venue pembuka. "Tapi, semua keputusan tetap ada di FIFA. Kami hanya mengusulkan tempatnya saja. Tapi, kalau misal keputusan (memilih venue pembuka) ada di kami (INAFOC), pasti langsung kami pilih di Surabaya," tegas pria kelahiran 16 Maret 1962 tersebut.

Menpora tiba di Surabaya kemarin pagi. Dia meninjau empat titik. Tiga titik di Surabaya. Yakni, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Lapangan THOR, dan Stadion Gelora 10 November. Kunjungan berakhir di Stadion Gelora Bangkalan. Selain GBT, venue lainnya akan digunakan sebagai tempat latihan tim tamu.

Dia memuji kesiapan klaster Surabaya. "Desember (pengerjaan) sudah tuntas semua. Kalaupun mundur, tidak akan berpengaruh signifikan. Karena deadline uji coba lapangan adalah bulan Maret," kata Zainudin.

Saat ini, Stadion GBT masih dalam tahap pemasangan single seat. Serta penanaman rumput. "Nanti, kalau rumput sudah tumbuh, saya akan kembali untuk lihat (perkembangnnya) lagi," tambahnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyambut baik pernyataan Menpora. "Pokoknya target Desember semua sudah tuntas," ucapnya. Soal ditunjuk jadi venue opening ceremony, Risma tidak kaget. "Karena waktu bidding kami sudah siapkan semua (opening ceremony). Kami siap adakan welcome dinner sampai atraksi kesenian. Kami sudah paparkan semuanya di awal saat bidding dulu," terang Risma.

Karena itu, Surabaya tidak akan kesulitan untuk menggelar opening ceremony yang meriah. "Insya Allah Surabaya siap kalau misal ditunjuk untuk opening ceremony," tegas Risma.

Soal renovasi stadion, Risma memastikan semua akan sesuai standar FIFA. "Semua keinginan FIFA sudah kami penuhi. Tinggal finishing-nya. Semua sudah kontrak, tinggal pelaksanaannya saja," tambahnya. (Jawapos/yos)

Berita Terkait

Menpora Usulkan Surabaya Jadi Lokasi Opening Ceremony Piala Dunia U-20

Menpora Usulkan Stadion GBT Menjadi Kandidat Pembukaan Piala Dunia U-20

Single Seat Sudah Mulai Dipasang di GBT Surabaya

Pasang Single Seat, Renovasi Stadion GBT Dipercepat
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  10 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  3 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  9 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  19 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber