Berita Terbaru :
KPU Mulai Distribusikan Logistik ke Kecamatan
Sebanyak 22.126 Petugas Penyelenggara Pilkada Tuban Jalani Rapit Test
Ibu Setengah Baya Tertangkap Basah Curi Ikan
Sopir Bus Jalani Tes Kesehatan Dengan Prokes Ketat
Polres Malang Koordinasi Masa Tenang Rawan Money Politic
Covid 19 Melonjak Kapolda Akan Intensifkan Operasi Yustisi
Ekskavasi Situs Sumberbeji Tahap Tiga Berakhir
   

Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun
Ekonomi Dan Bisnis  Minggu, 20-09-2020 | 10:15 wib
Reporter : Samsul Alim
Beginilah kondisi tanaman cabai merah di Desa Glagah Wangi, Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Foto: Samsul Alim
Bojonegoro pojokpitu.com, Akibat terserang penyakit memasuki masa panen tanaman cabai merah di Desa Glagah Wangi Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, membuat tanaman cabai rusak dan petani terancam merugi.

Tanaman cabai yang berusia kurang lebih 2 bulan dan sudah memasuki musim panen ini, justru kualitas buahnya menurun.
Seperti yang dialami oleh Wage, salah satu warga desa setempat, tanaman cabai seluas 1 hektar miliknya terlihat layu dan buahnya mengngeriting. "Hal ini berdampak pada harga penjualan cabai yang saat ini berkisar 8 ribu hingga 9 ribu rupiah setiap kilogramnya," terangnya.

Padahal, menurutnya harga jual cabai pada tahun lalu berkisar Rp 40 ribu setiap kilogramnya. Rusaknya tanaman cabai disebabkan oleh virus yang mengakibatkan daun dan buah tidak dapat tumbuh secara normal dan segar.

Wage menambahkan, saat ini dirinya hanya bisa merawat tanaman miliknya dengan obat tanaman seadanya. "Pasalnya obat untuk penyakit yang menyerang tanaman cabai ini cukup mahal dan susah untuk mendapatkannya," terang Wage.

Petani hanya bisa pasrah meski harus menelan kerugian yang cukup besar, petani juga berharap pemerintah dapat memberikan bantuan agar hasil panen bisa kembali normal. (yos)


Berita Terkait

Harga Cabai Merah Besar dan Keriting Naik

Musim Penghujan, Harga Cabai dan Bawang Merah Naik

Harga Cabe Menurun Petani Merugi

Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun
Berita Terpopuler
Covid 19 Melonjak Kapolda Akan Intensifkan Operasi Yustisi
Covid-19  5 jam

Polres Malang Koordinasi Masa Tenang Rawan Money Politic
Malang Raya  4 jam

Sopir Bus Jalani Tes Kesehatan Dengan Prokes Ketat
Malang Raya  3 jam

Ekskavasi Situs Sumberbeji Tahap Tiga Berakhir
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan

Covid Meningkat, Tatap Muka SMA/SMK Dihentikan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber