Berita Terbaru :
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
   

Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 18-09-2020 | 18:10 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Disribusi pupuk di setiap daerah harus sesuai dengan target, jangan sampai melebihi target yang sudah ditentukan setiap bulannya karena akan terjadi kelangkaan pupuk di petani seperti yang terjadi saat ini.

Sejak tahun lalu pupuk bersubsidi memang berkurang maka dari itu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim mendistribusikan pupuk ke setiap kabupaten kota sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa petani di beberapa daerah saat ini memang sedang mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi, karena adanya dugaan pengunaan pupuk yang tidak sesuai target yang sudah ditentukan setiap bulanya. Sehingga pupuk yang seharusnya di distribusikan bulan berikutnya sudah habis.

Menurut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Hadi Sulistyo, distribusi pupuk tahun 2020 ini memang mengalami pengurangan dari kementerian pertanian dari tahun 2019 lalu sebanyak 2.7 juta ton tahun 2020 ini hanya 2.2 juta ton. "Semua pupuk sudah didistribusikan ke setiap daerah masing-masing dan sudah terserap 56,3 persen," terangnya.

Sementara itu melihat adanya kelangkaan pupuk tersebut, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa langsung melakukan peninjauan ke pabrik pupuk di Kabupaten Gresik,  dan mengecek ketersediaan pupuk, setelah melihat stok pupuk gubernur memastikan bahwa stok pupuk aman di Jatim.

Gubernur juga sudah memintah penambahan pupuk ke menterian pertanian sebanyak 6 ribu 500 ton.

Saat ini stok pupuk bersubsidi petrokimia Gresik mencapai 5 ratus 57 ribu 733 ton , melebihi ketentuan meminimun pemerintah yang hanya 4 ratus 91 ribu 5 ratus 18 ton. Meski stok mencukupi, sebelumnya dilaporkan beberapa daerah di jawa timur mengalami kelangkaan pupuk, seperti di Situbondo , Tulungagung serta Kabupaten Jember. (yos)


Berita Terkait

Suhandoyo Cabup Perseorangan Janjikan Pupuk Murah Pada Petani

Jatah Stok Pupuk di Kabupaten Lamongan Dikurangi

Petani Resah Adanya Kelangkaan Pupuk dan Serangan Hama Tikus

Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  9 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  7 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  3 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber