Berita Terbaru :
Pertahankan Tradisi Gembrungan di Tengah Pandemi
Long Weekend, Puluhan Orang Terjaring Operasi Zebra dan Operasi Yustisi
Traffic Light Padam, Lalu Lintas Simpang Empat Kartonyono Semrawut
Disporapar Gelar Lomba Cipta Masker
Tes Swab Guru SMP Hampir Selesai
Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
   

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  Jum'at, 18-09-2020 | 10:50 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasi kekeringan ini baik secara permanen maupun jangka panjang, pemerintah hanya bisa droping air kepada warga yang mengalami kekeringan kritis. Foto : Sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasi kekeringan ini baik secara permanen maupun jangka panjang, pemerintah hanya bisa droping air kepada warga yang mengalami kekeringan kritis. Foto : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Ada beberapa kategori bencana kekeringan di Jawa Timur, yakni kekeringan pertanian juga kekeringan sosial ekonomi, bencana kekeringan sosial ekonomi ini yang menjadi persoalan penting sampai saat ini dan belum bisa di atasi oleh pemerintah Jawa Timur.

Kekeringan ini menyangkut hajat orang banyak di mana orang membutuhkan air bersih, baik untuk kebutuhan minum, mandi juga memasak dan lainnya. Sampai saat ini belum ada solusi untuk mengatasi kekeringan ini baik secara permanen maupun jangka panjang, pemerintah hanya bisa droping air kepada warga yang mengalami kekeringan kritis.

Bencana kekeringan terus meluas di jatim setiap tahunnya,tahun ini potensi kekeringan meluas di 1. 045 desa yang tersebar di 274  kecamatan yang ada di 31 kabupaten kota di Jatim, sedangkan untuk kekeringan kritis dari hasil mapping Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Jatim ada 566 desa dan tahun ini mengalami kenaikan 600 lebih desa yang mengalami kekeringan kritis,dari jumlah tersebut sedikitnya 1 juta 442 ribu 706 jiwa terdampak dari 394.044 kepala keluarga yang tersebar di 233 kecamatan dan 817 desa.

Suban Wahyudiono,Tenaga Ahli Kebencanaan BPBD Jatim, menjelaskan, kekeringan kritis ini menjadi persoalan di jatim yang tersebar di 566  desa di beberapa kabupaten kota ,diataranya Sampang, Bangkalan ,Pacitan Ngawi, Bondowoso ,Tulungagung , dan saat ini sudah meminta droping air bersih.

"Daerah kering kritis ini kebanyakan terletak dataran tinggi yang mana sangat sulit untuk mencari sumber air, bila dilakukan pengeboran juga membutuhkan kedalaman 400 meter lebih yang tidak mungkin bisa dilakukan dan bila diambilkan dari sumber mata air melalui pipa juga sangat jauh mencapai 20 kilo meter. Kondisi kekeringan ini juga terjadi di daerah hutan di pegunungan di Jatim," jelas Suban Wahyudiono.

BPBD Jatim terus berupaya mengatasi kekeringan ini bekerjasama dengan dinas terkait baik dinas cipta karya dan lainya.

Saat ini beberapa daerah sudah kehabisan anggaran untuk melakukan droping air, sehingga meminta bantuan kepada BPBD Jatim untuk mengatasinya dengan melakukan droping air bersih. (yos)


Berita Terkait

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis

Bencana Kekeringan Tiga Desa di Wilayah Kecamatan Ngoro Mojokerto
Berita Terpopuler
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  9 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  7 jam

Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Mlaku - Mlaku  7 jam

Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber