Berita Terbaru :
Long Weekend, Puluhan Orang Terjaring Operasi Zebra dan Operasi Yustisi
Traffic Light Padam, Lalu Lintas Simpang Empat Kartonyono Semrawut
Disporapar Gelar Lomba Cipta Masker
Tes Swab Guru SMP Hampir Selesai
Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
   

Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Mataraman  Jum'at, 18-09-2020 | 09:05 wib
Reporter : Ito Wahyu
Seperti inilah kondisi pasangan Tukimin (70) dan Punirah (50) warga Dusun Jambe Kidul, Desa Ngale, Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Foto: Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Pasangan suami istri di Ngawi harus hidup dengan segala keterbatasan, di usia yang sudah lanjut pasutri ini terus berusaha untuk hidup mandiri tanpa merepotkan orang lain. Dengan kondisi rumah yang hampir roboh dan sangat tidak layak ini sebagai tempat berteduh saat panas dan hujan.

Kondisi tersebut dialami pasangan Tukimin (70) dan Punirah (50) warga Dusun Jambe Kidul, Desa Ngale, Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Di usia yang sudah senja harus hidup dengan segala keterbatasan. Bahkan kondisi rumah juga hampir roboh dan dibantu oleh warga sekitar secara swadaya, rumah berlantaikan tanah pasutri ini menghabiskan masa tuanya.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Tukimin juga harus mengamen disekitar pasar desa setempat. sedangkan punirah mencari sisa panen padi atau istilah jawanya "ngasak" untuk mendapatkan beras. pasutri ini juga tidak memiliki anak, bahkan kerabat dekat. Meski begitu mereka enggan untuk meminta belas kasihan warga.

Suryo, Kepala Dusun Jambe Kidul, mengatakan, awalnya rumah tukimin kondisinya sangat parah dan hampir roboh, warga yang kasihan akhirnya membuatkan tempat disampingnya. "Dalam pendirian rumah ini merupakan bantuan dari lingkungan setempat," terangnya.

Suryo mengaku, hingga saat ini pasutri tersebut juga tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah. terutama dalam hal pembangunan rumah tidak layak huni, termasuk bantuan untuk warga miskin lainnya. Meski sudah sering kali diusuulkan namun juga masih belum terealisasi. (yos)
 


Berita Terkait

Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Berita Terpopuler
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19
Teknologi  8 jam

Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Mlaku - Mlaku  7 jam

Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Mlaku - Mlaku  6 jam

Libur Panjang Jasa Penitipan Kucing Laris Manis
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber