Berita Terbaru :
KPU Siapkan Satu TPS Khusus Lapas
Hari Santri, Rapat Paripurna Anggota DPRD Gunakan Atribut Santri
Masuk Zona Kuning Covid-19, Permohonan Izin Hajatan Membludak
Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Masker dan Handsanitizer
   

Abaikan Prokes, Pagelaran Wayang Kulit Pemkab Blitar Dibubarkan
Peristiwa  Rabu, 16-09-2020 | 12:14 wib
Reporter : Mohammad Imron Danu
Pagelaran wayang kulit kolaborasi sosialisasi pencegahan covid-19 dan sosialisasi Peraturan Bupati nomer 40 tahun 2020, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Talun Kabupaten Blitar , Selasa malam dibubarkan oleh petugas gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP.
Blitar pojokpitu.com, Pagelaran wayang kulit dalam rangka sosialisasi peraturan bupati tentang covid-19 di Kecamatan Talun Blitar, harus dibubarkan petugas gabungan, karena tidak menerapkan protokol kesehatan. Dalam operasi yustisi tersebut, petugas gabungan juga menutup belasan warung dan cafe yang tetap bandel tetap mengabaikan protokol kesehatan.

Pagelaran wayang kulit kolaborasi sosialisasi pencegahan covid-19 dan sosialisasi Peraturan Bupati nomer 40 tahun 2020, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Talun Kabupaten Blitar , Selasa malam dibubarkan oleh petugas gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP.

Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya yang geram melihat even milik pemkab ini, langsung menghentikan dan membubarkan pertunjukan. Selain tidak memiliki ijin, pembubaran dilakukan petugas karena mengundang kerumunan warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Petugas juga langsung memasang garis polisi dan menutup lokasi pertunjukan yang berada di dalam gedung.

"Dalam operasi yustisi penegakan Instruksi Presiden dan Peraturan Gubernur Jawa Timur, dengan sasaran area publik dan fasilitas umum, belasan tempat nongkrong dan cafe yang bandel tidak menerapkan protokol kesehatan juga dilakukan penutupan," kata AKBP. Ahmad Fanani Eko Prasetya, Kapolres Blitar.

Sementara bagi pengunjung yang tidak menggunakan masker dilakukan penindakan tegas dengan dilakukan tilang identitas serta dihukum push up. Sementara kendaraan yang tidak lengkap diamankan oleh petugas.(end)



Berita Terkait

Masih Ditemukan Masker Tidak Dipakai, Satpolair Himbau Wisatawan Tetap Gunakan Masker

Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu

Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi

Razia Protokol Kesehatan,Tak Pakai Masker 120 Warga Dibawa ke Pengadilan Negeri
Berita Terpopuler
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Mask...selanjutnya
Peristiwa  7 jam

Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Pendidikan  6 jam

Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Pendidikan  5 jam

Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber